Pemeriksaan Richard Lee ditunda, Doktif serahkan bukti keterlibatan orang terdekat.
- Rabu, 08 April 2026 - 17:04 WIB
WowKeren - Perseteruan hukum antara Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Dokter Detektif (Doktif), dan Richard Lee kembali memanas di Polda Metro Jaya pada Selasa, 7 April 2026. Doktif hadir untuk mengawal pemeriksaan terhadap Richard Lee terkait dugaan fitnah yang kini memasuki tahap penyidikan. Namun, agenda tersebut terpaksa ditunda karena Richard Lee menolak memberikan keterangan tanpa didampingi kuasa hukumnya.
Doktif menyatakan kekecewaannya atas penundaan tersebut. Menurutnya, tindakan Richard Lee menggunakan hak hukumnya untuk didampingi pengacara hanya dijadikan alasan untuk menghindari proses pemeriksaan. "Jadwalnya harusnya hari ini, tetapi saudara tersangka DRL itu menolak untuk memberikan pernyataan karena tidak didampingi oleh lawyer-nya," ungkap Doktif saat ditemui di Polda Metro Jaya.
Doktif juga menyoroti dugaan bahwa penundaan ini merupakan strategi Richard Lee untuk menghindari kemungkinan penyitaan aset digital. "Mungkin ketakutan karena kemungkinan besar akan ada penyitaan terhadap akun tersangka DRL dan YouTube beliau. Doktif tekankan pelaporan ini tidak akan pernah dicabut, saya tidak mau ada bargaining," tegasnya.
Dalam kunjungannya, Doktif yang didampingi kuasa hukumnya juga menyerahkan bukti tambahan kepada penyidik. Bukti tersebut berisi permohonan agar kepolisian melakukan pengembangan penyidikan terhadap orang-orang terdekat Richard Lee. Kuasa hukum Doktif, Haryadi Harding, mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan keluarga inti dalam aktivitas korporasi yang memasarkan produk-produk bermasalah tersebut.
"Karena produk ini dipasarkan oleh sebuah korporasi, sangat mungkin adanya keterlibatan pihak lain. Kami meminta penyidik melakukan pendalaman terhadap dugaan pelaku lainnya," kata Haryadi. Doktif menambahkan bahwa bukti-bukti terkait keterlibatan orang-orang terdekat Richard Lee sudah cukup jelas. "Siapa pun yang berperan serta menipu masyarakat, dugaannya Doktif, mengambil ratusan miliar uang masyarakat, wajib diperiksa," imbuhnya.
Doktif juga menegaskan bahwa ia tidak akan mencabut laporan yang telah diajukan. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus tersebut, meskipun terdapat upaya tawar-menawar dari pihak Richard Lee. "Kecewa Richard Lee Tolak Diperiksa, Doktif: Mungkin Ketakutan," ujarnya.
Kasus ini menunjukkan bagaimana perseteruan antara dua pihak ini terus berlanjut dengan berbagai dinamika hukum yang terjadi. Doktif bertekad untuk terus mengawal kasus ini hingga ke akar permasalahannya. Masyarakat pun diharapkan dapat mengikuti perkembangan selanjutnya dari kasus yang cukup menghebohkan ini.
(wk/timw)