Imai Tatsuya mengungkapkan kesulitan beradaptasi di Major League setelah debutnya.
- Jumat, 17 April 2026 - 11:13 WIB
WowKeren - Imai Tatsuya, pitcher yang baru saja bergabung dengan Houston Astros, menghadapi tantangan berat dalam penyesuaian hidup di Amerika setelah hanya tiga pertandingan di Major League Baseball (MLB). Meskipun sebelumnya memiliki aspirasi untuk mengalahkan LA Dodgers, kini ia merasa tertekan dan kesulitan beradaptasi.
Pada pertandingan terakhirnya melawan Seattle Mariners, Imai mengalami performa buruk dengan lima walk dan tiga run dalam waktu ⅓ inning, yang membuatnya harus ditarik dari permainan. Setelah itu, ia masuk daftar cedera karena keluhan kelelahan di lengan. Meskipun baru tampil dalam tiga pertandingan dan melempar total 8⅔ inning, ia sudah merasa kelelahan yang cukup signifikan.
Imai menjelaskan dalam sebuah wawancara pada 15 April bahwa ketidaknyamanan dalam beradaptasi dengan kehidupan di Amerika menjadi salah satu penyebab kelelahan. Dia juga mengungkapkan bahwa ia telah mengganti penerjemah dua kali sejak hari pertama pelatihan musim semi, yang menunjukkan adanya masalah komunikasi yang dihadapinya.
Dalam wawancara dengan jurnalis Gonzales dari 'Perota Cubana USA', Imai berbagi tentang kondisi lengan dan harapannya untuk kembali ke mound. Ia mengungkapkan, "Saya juga ingin tahu kapan saya bisa kembali melempar." Mengenai kondisi fisiknya, ia menambahkan, "Secara keseluruhan, tenaga saya berkurang. Saya merasa grip saya menurun, sehingga bola sulit dikeluarkan dengan baik."
Saat ditanya tentang meminta saran dari pemain Jepang lainnya, Imai dengan bercanda menjawab, "Saya tidak punya banyak teman." Pernyataan ini mencerminkan isolasi yang dirasakannya di tengah lingkungan baru dan tantangan yang dihadapi.
Sebelum debutnya, Imai dikenal dengan semangat juangnya yang tinggi. Dia bahkan sempat menyatakan keinginannya untuk mengalahkan Dodgers dalam sebuah program wawancara dengan Matsuzaka Daisuke. Imai menyebutkan, "Jika saya harus bermain, saya ingin menang. Meskipun bermain dengan Shohei Ohtani dan Yoshinobu Yamamoto pasti menyenangkan, tetapi menjadi juara World Series dengan mengalahkan tim seperti mereka akan menjadi pencapaian berharga dalam hidup saya."
Namun, saat ini, ia harus berjuang untuk menemukan cara bertahan hidup di liga yang sangat kompetitif ini. Imai dihadapkan pada kenyataan bahwa pilihan untuk bermain di tim tanpa pemain Jepang lainnya mungkin menjadi keputusan yang kurang tepat. Dia kini harus berusaha menemukan cara untuk beradaptasi dan bertahan dalam lingkungan baru yang menantang ini.
(wk/timw)