Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memilih Gelora Bung Karno sebagai venue konser BTS setelah mendapat respons dari ARMY.
- Minggu, 19 April 2026 - 18:02 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa ia membuka opsi Gelora Bung Karno (GBK) sebagai lokasi konser BTS di Jakarta setelah mendapat tanggapan keras dari para penggemar grup K-pop tersebut, yang dikenal sebagai ARMY. Awalnya, Pramono lebih memilih Jakarta International Stadium (JIS) untuk menjadi venue konser, namun kini ia memilih untuk mengalah demi kepentingan penggemar.
"Karena kemarin saya bilang saya mau BTS-nya main di JIS, waduh ARMY-nya marah semua sama saya. Dan anak saya juga ARMY kebetulan, 'Udah lah bapak biar mainnya di GBK aja.' Kali ini saya ngalah, kalau main di GBK juga enggak apa-apa," ungkap Pramono saat menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB di Jakarta Selatan pada Minggu (19/4).
Pramono juga berbagi cerita tentang teguran yang ia terima dari anaknya yang merupakan penggemar BTS. Ia menyatakan bahwa setelah mendengar pendapat anaknya, ia memutuskan untuk tidak lagi berkomentar tentang lokasi konser dan menyerahkan keputusan kepada pihak yang berwenang. "Anak saya juga ARMY, sampai saya bangun tidur diketok pintu saya, 'Dad, ngapain ngurusin ARMY? Sudahlah biar yang ARMY bisa menikmati.' Saya bilang, 'Oke deh, mulai hari ini Bapakmu tidak statement lagi.' Jadi menyerahkan kepada Gusti Allah," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengungkapkan bahwa Jakarta akan menjadi tuan rumah beberapa konser besar tahun ini, termasuk penampilan dari Guns N' Roses, Metallica, dan The Weeknd. Namun, ia mengaku ragu untuk menyebutkan secara spesifik mengenai konser BTS. Sebelumnya, ia pernah menyatakan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2027 bahwa ia sedang memperjuangkan JIS sebagai venue untuk konser BTS.
Pramono menegaskan pentingnya menghadirkan konser musisi internasional sebagai bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global. Menurutnya, konser artis internasional dapat meningkatkan daya tarik Jakarta, tidak hanya sebagai pusat bisnis, tetapi juga sebagai destinasi wisata. Ia juga mencatat adanya tren peningkatan durasi tinggal wisatawan di Jakarta, yang kini berkisar antara 1-1,5 hari menjadi hampir 3 hari, didorong oleh wisata belanja dan hiburan.
"Kenapa itu terjadi? Karena mereka merasa bahwa di Jakarta bukan semata-mata kota bisnis, tetapi juga menjadi kota wisata. Bahkan wisatanya yang utama itu sekarang adalah wisata belanja," jelas Pramono.
(wk/timw)