Nicole Kidman berbagi alasan di balik keinginannya menjadi death doula setelah kehilangan ibunya.
- Selasa, 21 April 2026 - 14:35 WIB
WowKeren - Aktris Hollywood ternama, Nicole Kidman, baru-baru ini mengungkapkan ketertarikan mendalamnya untuk menjadi seorang death doula, yaitu pendamping bagi individu yang berada di akhir hayat. Hal ini ia sampaikan saat berbincang dengan jurnalis Hoda Kotb dalam acara HISTORYTalks yang berlangsung di Philadelphia minggu lalu.
Dalam penjelasannya, Kidman menyebutkan bahwa seorang death doula memiliki tugas untuk membantu individu dan keluarga dalam menghadapi fase akhir kehidupan. Menurutnya, peran ini sangat penting untuk memberikan kehadiran emosional dan dukungan tanpa menghakimi. "Ini tentang membantu orang di tahap akhir hidupnya, membantu keluarga, hadir secara netral," ungkapnya.
Ketertarikan Nicole Kidman terhadap profesi ini berasal dari pengalaman pribadi yang dialaminya saat sang ibu, Janelle Ann Kidman, meninggal dunia pada September 2024 di usia 84 tahun. Ia mengungkapkan bahwa momen itu menyadarkannya akan pentingnya kehadiran sosok pendamping di masa-masa akhir kehidupan seseorang. Kidman merasa kesepian karena keluarganya tidak selalu mampu memenuhi seluruh kebutuhan emosional dalam keadaan seperti itu. "Saya berharap ada orang-orang yang bisa hadir secara netral dan memberikan ketenangan serta perawatan," tuturnya.
Lebih lanjut, Kidman menyatakan bahwa ia merasa sangat tertarik dengan proses pelatihan untuk menjadi death doula. Ia percaya bahwa karakter dan kepribadiannya cocok untuk menjalani peran tersebut. "Selalu ada penderitaan dalam hidup. Tapi jika ada orang yang bisa membantu membuat fase akhir itu lebih tenang dan penuh cinta, itu adalah hal yang indah," jelasnya.
Nicole Kidman juga mencatat bahwa meskipun ada beragam respons dari publik terkait keinginannya untuk menjadi death doula, dari yang merasa heran hingga yang tertarik, ia tetap percaya pada pentingnya peran tersebut di tengah meningkatnya harapan hidup manusia. Keberadaan death doula dianggap semakin krusial, terutama ketika banyak orang mengalami kesepian dan kurangnya perhatian pada fase akhir kehidupan.
Dalam kesempatan yang sama, bintang film Babygirl ini juga mengenang perasaan emosional yang ia alami saat mengetahui kabar wafatnya ibunya. Kenangan tersebut menjadi salah satu pendorong utamanya untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang profesi yang tidak biasa ini, yang dianggapnya sangat berarti dan berharga.
(wk/timw)