Ashanty dinyatakan lulus S3 jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia di UNAIR.
- Kamis, 23 April 2026 - 17:31 WIB
WowKeren - Ashanty, penyanyi dan selebritas Indonesia, baru saja dinyatakan lulus dari program doktoral setelah menempuh studi selama 3,5 tahun di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosialnya pada 21 April 2026, di mana ia mencurahkan perasaannya setelah menjalani sidang promosi doktoral yang berlangsung selama 2,5 jam.
Dalam unggahannya, Ashanty menyatakan, "Langkah yang kemarin terasa begitu berat, kini berubah menjadi hela napas paling lega. Napas yang sempat tercekat di ruang sidang, akhirnya terlepas bersama kata 'Lulus'." Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para penguji atas semua pertanyaan dan masukan yang diberikan selama sidang, serta kepada promotor dan co-promotornya yang telah membimbingnya selama proses belajar hingga mencapai titik ini.
Ashanty menambahkan, "Satu lagi langkah menuju ujian terbuka-tahap akhir dari seluruh perjalanan saya. Semoga semua proses selanjutnya dimudahkan." Keberhasilan Ashanty tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di tengah berbagai kesibukan.
Selama 3,5 tahun terakhir, Ashanty rela melakukan perjalanan bolak-balik antara Jakarta dan Surabaya untuk menghadiri kuliah. Ia menegaskan bahwa statusnya sebagai seorang selebritas tidak memberikan kemudahan dalam proses perkuliahan. "Itu sama sekali tidak benar, karena saya berkuliah di kampus negeri dengan standar dan tanggung jawab yang sama dengan mahasiswa lainnya," ujarnya.
Selama masa studinya, Ashanty menghadapi berbagai tantangan, termasuk harus mengganti judul disertasi hingga tiga kali. Selain itu, ia juga menjalankan berbagai aktivitas sebagai ibu, nenek, pebisnis, dan penyanyi, yang sering kali membuatnya merasa kelelahan. Meskipun demikian, dukungan dari suami, anak, keluarga, dan teman-teman sangat berarti baginya dan memotivasi untuk terus maju.
Proses ujian yang harus dilalui Ashanty termasuk ujian pra-kualifikasi dan ujian kualifikasi, serta ICPS UNAIR 2024 sebagai salah satu syarat kelulusan. Semua ini menjadikannya semakin bertekad untuk menyelesaikan studi doktoralnya. "Saya bersyukur bisa melewati semua ini," ungkapnya.
Keberhasilan Ashanty dalam meraih gelar S3 diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk mengejar pendidikan tinggi, meskipun mereka memiliki banyak tanggung jawab lainnya. Dengan lulusnya ia dari program doktoral ini, Ashanty menunjukkan bahwa dengan tekad dan dukungan yang tepat, segala sesuatu mungkin dilakukan.
(wk/timw)