Kontroversi mewarnai drama The First Jasmine setelah penulis skenario menuduh Bai Lu.
- Kamis, 11 Juni 2026 - 01:02 WIB
WowKeren - Drama Cina terbaru, The First Jasmine, sedang menjadi sorotan setelah penulis skenario Meng Qiqi secara terbuka menuduh aktris utamanya, Bai Lu, menggunakan pengaruhnya untuk mengeluarkan namanya dari proyek tersebut. Tuduhan ini muncul hanya satu hari setelah drama tersebut tayang perdana.
Dalam unggahan di media sosial, Meng Qiqi mengklaim bahwa skenario asli yang ditulisnya adalah yang membuat drama ini mendapatkan lampu hijau. Namun, setelah proses syuting dimulai, ia dipecat dan skenario yang ditulisnya diubah, sehingga namanya tidak lagi terkait dengan drama yang sedang ditayangkan. Ia mengekspresikan kekecewaannya dan merasa dirugikan oleh tindakan di belakang layar yang diduga melibatkan Bai Lu.
Menanggapi tuduhan tersebut, Yu Zheng, produser drama, menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan proses penulisan skenario ini. "Bai Lu tidak melakukan hal yang salah, dan perubahan penulis skenario dilakukan atas permintaan sutradara yang merasa skenario perlu ditulis ulang," ungkap Yu Zheng. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa skenario asli mungkin tidak memenuhi standar yang diinginkan.
Ketidakpastian mengenai kebenaran tuduhan ini membuat netizen terbagi dalam pendapat mereka. Sebagian menganggap Meng Qiqi dikenal sebagai sosok yang sering membuat kontroversi dan suka membesar-besarkan masalah, sementara yang lain percaya bahwa mungkin ada kekuatan di balik layar yang dapat membuat tuduhan tersebut menjadi kenyataan.
Drama The First Jasmine sendiri, meskipun terjebak dalam kontroversi, tetap menarik perhatian penonton. Dengan Bai Lu sebagai pemeran utama, banyak yang berharap drama ini akan sukses di pasaran. Namun, dengan adanya tuduhan ini, tidak dapat dipungkiri bahwa masalah di belakang layar dapat mempengaruhi reputasi dan perjalanan drama ini ke depan.
Kontroversi seperti ini bukan hal baru dalam industri hiburan, di mana persaingan dan permainan kekuasaan sering kali terjadi. Penulis skenario, yang berjuang untuk mendapatkan pengakuan atas karyanya, kini harus menghadapi tantangan tambahan akibat tuduhan dan balasan dari pihak-pihak yang terlibat. Siapa pun yang terlibat dalam proyek ini tentu berharap agar situasi ini tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan dengan baik.
(wk/timw)