Nathalie Holscher dan putranya, Adzam, menjadi sorotan saat nonton tari kecak di Bali.
- Rabu, 08 Juli 2026 - 16:03 WIB
WowKeren - Nathalie Holscher bersama putranya, Adzam, baru-baru ini menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang diunggahnya menunjukkan momen ketika putranya ditegur saat menonton pertunjukkan tari kecak di Bali. Dalam video tersebut, terlihat Adzam berdiri di kursi yang menghalangi pandangan penonton di belakangnya, sehingga seorang wanita paruh baya meminta agar Adzam duduk kembali.
Awalnya, Nathalie hanya tersenyum mendengar teguran tersebut. Namun, sebagai seorang ibu, ia kemudian membela putranya dengan meminta agar penonton tersebut lebih bersabar dan lembut dalam menegur. "Sabar, Bu, pelan-pelan ya kalau negur ya, anak kecil soalnya, Bu. Jangan dimarahin, saya ibunya aja nggak pernah marahin," ungkap Nathalie Holscher dalam video tersebut.
Unggahan Nathalie itu langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang memberikan dukungan kepada Nathalie dan sependapat dengan cara ia membela anaknya. Namun, tidak sedikit pula yang mendukung sikap wanita paruh baya yang menegur Adzam. Bahkan, mantan suami Nathalie, Sule, turut memberikan komentar dan menyarankan agar teguran bisa disampaikan dengan cara yang lebih lembut. "Ada cara lembut sih bu harusnya kasian anak saya," tulis Sule di kolom komentar.
Momen ini mengundang perdebatan di kalangan netizen mengenai cara mendidik anak dan etika dalam situasi publik. Banyak yang berpendapat bahwa sebagai orang dewasa, seharusnya kita lebih sabar ketika menghadapi anak kecil, sementara yang lain merasa bahwa teguran tersebut perlu agar anak belajar untuk menghormati ruang orang lain.
Selain itu, video ini juga menggambarkan bagaimana seorang ibu, seperti Nathalie, berusaha melindungi anaknya dari situasi yang tidak nyaman. Dalam konteks ini, respons Nathalie dapat dianggap sebagai representasi dari banyak orang tua yang juga menghadapi tantangan serupa ketika anak-anak mereka berperilaku tidak sesuai di tempat umum.
Dengan semakin banyaknya komentar dan tanggapan, peristiwa ini menunjukkan betapa sensitifnya isu pendidikan anak dan bagaimana pandangan masyarakat bisa berbeda-beda. Terlepas dari pro dan kontra, momen tersebut berhasil menarik perhatian banyak orang dan menciptakan diskusi yang hangat di media sosial.
(wk/timw)