Lee Seung Gi Alami Sengketa Properti Usai Bangun Gedung Mewah di Seoul
Instagram/Lee Seung Gi/Instagram
Selebriti

Lee Seung Gi terjebak dalam sengketa properti yang melibatkan CEO One Hundred Label.

WowKeren - Lee Seung Gi kini terlibat dalam sengketa properti yang melibatkan CEO One Hundred Label, Cha Ga Won, terkait gedung baru yang baru saja selesai dibangun di Seoul. Gedung tersebut merupakan hasil dari investasi Lee Seung Gi yang dilakukan bertahun-tahun lalu dan baru saja terdaftar resmi pada bulan lalu. Momen bahagia tersebut semakin lengkap setelah istrinya, Lee Da In, melahirkan anak kedua mereka.

Namun, meskipun menjadi pemilik sah, Lee Seung Gi dilaporkan tidak dapat mengakses gedung tersebut secara bebas. Properti tersebut saat ini dikelilingi pagar dengan tanda yang menyatakan bahwa perusahaan konstruksi sedang menjalankan hak gadai atas gedung tersebut akibat biaya konstruksi yang belum dibayar. Gadai tersebut diajukan oleh p_Arc Construction, perusahaan yang membangun properti tersebut, yang diwakili oleh Park, suami dari Cha Ga Won. Park juga merupakan CEO beberapa perusahaan hiburan, termasuk agensi Lee Seung Gi yang dulu, Big Planet Made Entertainment.

Hubungan bisnis antara Lee Seung Gi dan Cha Ga Won sebelumnya cukup dekat, namun kabarnya mengalami keretakan setelah terjadinya perselisihan terkait manajemen perusahaan-perusahaan yang dipimpin Cha. Lee Seung Gi akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Big Planet Made Entertainment setelah mengajukan permohonan pemutusan kontrak yang disetujui oleh pengadilan.

Saat ini, kedua belah pihak juga terlibat dalam sengketa terpisah mengenai sewa vila mewah. Lee Seung Gi pindah ke vila milik Cha Ga Won setelah menandatangani kontrak dengan Big Planet Made Entertainment pada tahun 2024. Pihak Lee Seung Gi mengklaim ada masalah terkait pengembalian uang jaminan yang besar, sementara pihak Cha Ga Won berpendapat bahwa Lee Seung Gi menggunakan perselisihan ini sebagai alasan untuk mengakhiri kontrak eksklusifnya.


Gedung yang baru dibangun kini menjadi titik konflik baru. Lee Seung Gi sebelumnya berencana tinggal di lantai empat dan lima gedung tersebut, namun ia tidak dapat pindah karena sengketa gadai. Pihak Lee Seung Gi mengklaim bahwa meskipun ada sisa pembayaran konstruksi yang belum dibayar, jumlahnya kurang dari 10% dari total biaya konstruksi. Mereka juga menyatakan bahwa mereka belum dapat melakukan inspeksi yang tepat terkait cacat bangunan atau memastikan apakah konstruksi telah selesai sesuai dengan rencana awal.

Selain itu, mereka juga mengklaim bahwa perusahaan konstruksi meminta pembayaran tambahan yang tidak termasuk dalam perjanjian awal, dengan jumlah sengketa yang dilaporkan meningkat dari sekitar 700 juta won menjadi 1,4 miliar won ($4,7 juta hingga $9,3 juta).

Pihak Lee Seung Gi juga telah mengajukan permohonan prapengadilan yang meminta pengadilan mengizinkan mereka untuk mengambil alih gedung tersebut sementara sengketa berlangsung. Sebuah gadai dapat dikenakan tanpa keputusan pengadilan sebelumnya, namun keabsahannya pada akhirnya akan ditentukan melalui proses hukum. Jika pengadilan kemudian memutuskan bahwa gadai tersebut tidak beralasan, pihak yang mengajukan gadai dapat bertanggung jawab atas kerugian.

Sementara itu, p_Arc Construction belum memberikan tanggapan publik yang rinci terhadap tuduhan yang diajukan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait