Rumah Dara (2010)
Rumah Dara (2010) Profile Photo

Rumah Dara (2010)

Genre
Horor, Thriller, Slasher
Tanggal Rilis
Jan 22, 2010
Studio
Gorylah Pictures, Merah Prod. & Guerillas Visuals
Situs Resmi
http://www.rumahdara.com/
Genre
Horor, Thriller, Slasher
Tanggal Rilis
Jan 22, 2010
MPAA Rating
-
Durasi Tayang
95 minute(s)
Biaya Produksi
-
Studio
Gorylah Pictures, Merah Prod. & Guerillas Visuals
Situs Resmi
http://www.rumahdara.com/
Sutradara
Mo Brothers (Timo Tjahjanto, Kimo Stamboel)
Produser
Delon Tio
Penulis Naskah
Mo Brothers (Timo Tjahjanto, Kimo Stamboel)

"Rumah Dara" mengisahkan suatu malam yang paling mencekamkan bagi 6 orang teman lama. Pada suatu malam, Adjie dan Astrid, pasangan suami-istri muda yang sedang menantikan kelahiran anak pertama mereka, pergi ke Bandung bersama 3 teman baiknya, yakni Jimmy, Eko dan Alam. Perjalanan ke bandung ini sebenarnya merupakan sebuah usaha terakhir Adjie untuk berpamitan dengan adiknya, Ladya. Kedua kakak-beradik ini sudah lama tak berhubungan lagi sejak kematian orang tua mereka, dan besoknya Adjie dan keluarganya akan terbang ke Australia untuk memulai hidup baru disana.

Pada mulanya pertemuan ini tak berlangsung dengan mulus, Ladya seorang pemberontak mempunyai sikap yang bertolak-belakang dengan Adjie yang orangnya dewasa dan kalem, tetapi atas bujukan Astrid, Ladya akhirnya mengalah dan dengan sungkan ikut bersama yang lain, mengantar Adjie dan keluarga ke Airport.

Tetapi perjalanan mereka terhenti ketika seorang perempuan berkulit pucat yang cantik menghampiri mereka, terlihat cemas dan linglung, gadis cantik ini mengiba ke keenam teman itu agar mau mengantarkannya pulang ke rumah. Perempuan itu mengaku bernama Maya, dan baru saja dirampok. Akhirnya Adjie dan rombongan pun mengantarkan Maya pulang.

Sesampai di rumah Maya, bertemulah mereka dengan seorang perempuan anggun dan misterius bernama Dara. Disinilah kebaikan hati dan maksud baik menjadi awal bencana di hari yang kelam ini, tak menyadari bahwa keputusan mereka untuk mengantar Maya pulang akan menjadi sebuah katalis berdarah yang pernah di alami dalam hidup mereka. Sekumpulan teman ini terjebak dalam sebuah situasi dimana satu-persatu dari mereka mulai dibantai secara sistematis, dan pada puncaknya, Dara akan melakukan apa saja untuk merebut bayi Adjie dari tangan kedua orangtuanya.

Tanpa mengetahui apa sebab dari kekejaman dan kematian yang terjadi disekitar mereka, enam orang harus berjuang untuk kabur dari para penghuni rumah yang sepertinya memang dilahirkan untuk membunuh. Siapakah Dara dan para penghuni rumah itu ? akankah ada harapan untuk selamat bila keluar dari rumah itu saja tampak mustahil, tak ada yang mampu menduga, tak ada yang siap, dan tak ada yang selamat.. Malam itu, semuanya tak akan baik-baik saja.