"Seribu Malam" adalah sebuah lagu memikat yang dinyanyikan oleh Caffeine, yang mengungkapkan kisah cinta yang tak tergoyahkan dan abadi. Liriknya yang puitis menggambarkan perjalanan seorang individu melalui seribu malam kesendirian dan kerinduan, di mana ingatan tentang kekasih mereka tetap utuh dalam hati mereka. Meskipun waktu berlalu dan rintangan muncul, cinta sang narator tidak pernah goyah. Lagu ini merayakan kekuatan ikatan yang tak terputus, di mana kebahagiaan dan kesedihan dibagikan secara setara, menciptakan ikatan yang tak tergantikan.
Seribu Malam Lyrics
Caffeine
seribu malam yang kulalui takkan merubahku
seribu bintang yang terhampar dilangit birumu
meski waktu dan waktu berlalu menusuk rasaku
ku tetap takkan hilangkan dalamnya semua cintaku
pernah ku menangis dan tertawa hidupka peluhmu
pernah ku dinginkan panasnya rasa hati
meski ku tak lagi di hadapanmu
dan meski ku tetap mencari mencari
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
dan bila sedihmu adalah rasa tangisku
seribu malam yang kulalui takkan merubahku
seribu bintang yang terhampar dilangit birumu
meski waktu dan waktu berlalu
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
dan bila sedihmu adalah rasa tangisku
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
seribu bintang yang terhampar dilangit birumu
meski waktu dan waktu berlalu menusuk rasaku
ku tetap takkan hilangkan dalamnya semua cintaku
pernah ku menangis dan tertawa hidupka peluhmu
pernah ku dinginkan panasnya rasa hati
meski ku tak lagi di hadapanmu
dan meski ku tetap mencari mencari
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
dan bila sedihmu adalah rasa tangisku
seribu malam yang kulalui takkan merubahku
seribu bintang yang terhampar dilangit birumu
meski waktu dan waktu berlalu
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
dan bila sedihmu adalah rasa tangisku
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
semua rasamu tak tergantikan
semua bahagiaku tuk bahagiamu
