"Gading Retak", sebuah mahakarya musik yang menyentuh hati dari Meggy Z, memberikan gambaran yang jelas tentang perjuangan individu yang kesepian. Lagu ini mengungkapkan rasa sakit yang mendalam dari penolakan yang terus-menerus, melukiskan gambar yang menyedihkan tentang seorang pria yang hancur hatinya, ibarat gading retak yang tak lagi utuh. Liriknya yang puitis menggema dengan kerinduan akan cinta dan keluhan pahit tentang ketidakadilan nasib, mengundang pendengar untuk berempati dengan kesedihan protagonis yang kesepian.
Gading Retak Lyrics
Meggy Z
Kalaupun kelapa
Tua-tua akan dibeli
Laku, tetap laku
Takkan sepertiku
Gading retak, itulah diriku
Ku ditolak setiap merayu
Belum ada tanda-tanda
Wanita mau padaku
Gading retak, kapankah 'kan laku
Diriku?
Bintang-bintang beribu bintang
Bulan satu sedari dulu sendiri
Seperti diri ini, tua umur menanti kekasih
Ada satu wanita mau
Cuma harta jadi penentu pintanya
Ingin rumah yang mewah, juga besi beroda, celaka
Aku punya benang dan kain
Jadi bujang, ku masih miskin
Belum punya mobil, rumah yang mewah
Kalaupun kelapa
Tua-tua akan dibeli
Laku, tetap laku
Takkan sepertiku
Bintang-bintang beribu bintang
Bulan satu sedari dulu sendiri
Seperti diri ini, tua umur menanti kekasih
Ada satu wanita mau
Cuma harta jadi penentu pintanya
Ingin rumah yang mewah, juga besi beroda, celaka
Aku punya benang dan kain
Jadi bujang, ku masih miskin
Belum punya mobil, rumah yang mewah
Kalaupun kelapa
Tua-tua akan dibeli
Laku, tetap laku
Takkan sepertiku
Gading retak, itulah diriku
Ku ditolak setiap merayu
Belum ada tanda-tanda
Wanita mau padaku
Gading retak, kapankah 'kan laku
Diriku?
Tua-tua akan dibeli
Laku, tetap laku
Takkan sepertiku
Gading retak, itulah diriku
Ku ditolak setiap merayu
Belum ada tanda-tanda
Wanita mau padaku
Gading retak, kapankah 'kan laku
Diriku?
Bintang-bintang beribu bintang
Bulan satu sedari dulu sendiri
Seperti diri ini, tua umur menanti kekasih
Ada satu wanita mau
Cuma harta jadi penentu pintanya
Ingin rumah yang mewah, juga besi beroda, celaka
Aku punya benang dan kain
Jadi bujang, ku masih miskin
Belum punya mobil, rumah yang mewah
Kalaupun kelapa
Tua-tua akan dibeli
Laku, tetap laku
Takkan sepertiku
Bintang-bintang beribu bintang
Bulan satu sedari dulu sendiri
Seperti diri ini, tua umur menanti kekasih
Ada satu wanita mau
Cuma harta jadi penentu pintanya
Ingin rumah yang mewah, juga besi beroda, celaka
Aku punya benang dan kain
Jadi bujang, ku masih miskin
Belum punya mobil, rumah yang mewah
Kalaupun kelapa
Tua-tua akan dibeli
Laku, tetap laku
Takkan sepertiku
Gading retak, itulah diriku
Ku ditolak setiap merayu
Belum ada tanda-tanda
Wanita mau padaku
Gading retak, kapankah 'kan laku
Diriku?
