Rendahnya Penjualan Album, Chris Brown Salahkan Toko Kaset dan CD
Selebriti

Pelantun single "Crawl" ini mengatakan melalui Twitternya bahwa toko-toko kaset dan CD telah menyabotase album teranyarnya, "Graffiti", dengan tidak menyediakan CD tersebut di pasaran.

WowKeren - Hasil penjualan album terbarunya, "Graffiti", di minggu pertamanya nampaknya membuat Chris Brown kecewa. Terlebih lagi ketika laporan dari para penggemarnya bahwa beberapa toko tidak menyediakan CD "Graffiti" akhirnya membuat Chris berang.

"Saya lelah dengan semua ini," tulis Chris di halaman Twitternya, MechanicalDummy. "Toko-toko besar telah membukuhitamkan (black list) CD saya. Tidak menyediakannya di rak-rak dan berbohong pada para pelanggan."

Dalam akun Twitternya tersebut, Chris berkali-kali mengumpat dengan menuliskan kata sh-- dan f---. Meski demikian, ia kemudian menegaskan pandangannya bahwa dirinya tidak akan menarik kembali kata-katanya yang telah beredar luas tersebut. Pelantun single "Crawl" ini bahkan menulis kalau industri musik dapat mencium pantatnya.

Sehubungan dengan tindakan emosional Chris ini, hingga berita ini diturunkan masih belum ada respon dari juru bicaranya. Sama halnya dengan pihak Chris, pihak label rekaman tempatnya bernaung, Jive Records, juga belum memberikan tanggapan apapun.


Adapun album "Graffiti" yang baru dirilisnya tanggal 8 Desember lalu ini telah menuai banyak tanggapan negatif. "Chris Brown gagal meyakinkan kami bahwa ia telah berubah atau telah belajar sesuatu... Ia mungkin bukan seorang monster, tetapi itu karena ia belum tumbuh menjadi seseorang, ia masih terdengar seperti seorang bayi besar," bunyi salah satu tinjauan mengenai album tersebut.

Chris yang baru-baru ini tersangkut kasus penganiayaan terhadap mantan kekasihnya, Rihanna, telah berkali-kali memberikan pernyataan minta maafnya di hadapan publik. Dalam beberapa kesempatan, penyanyi berusia 20 tahun ini juga telah mengungkapkan penyesalan mendalam karena tindakannya yang buruk terhadap Rihanna.

Bulan Februari silam, tepat di malam sebelum acara Grammy Awards, Chris terlibat pertikaian dengan Rihanna di dalam mobil Lamborghini sewaan yang kemudian berujung dengan penganiayaan. Kejadian tersebut bermula ketika Rihanna memergoki pesan singkat (SMS) dari wanita lain dan lantas memicu pertengkaran yang berakhir dengan pemukulan dan pencekikan yang dilakukan Chris terhadap Rihanna.

Akibat dari perbuatannya tersebut, bulan Agustus lalu, Chris dijatuhi hukuman masa percobaan dengan pengawasan selama 5 tahun dan enam bulan kerja sosial. Selain itu, ia juga diwajibkan untuk menjauhi Rihanna selama lima tahun ke depan serta selama setahun diwajibkan untuk mengikuti konseling kekerasan dalam rumah tangga.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait