Gunakan Kata-kata Rasis, John Mayer Minta Maaf
Selebriti

Melalui Twitternya, pelantun single "Who Says" ini menyampaikan permintaan maaf karena menggunakan kata-kata yang menyakiti perasaan orang kulit hitam dalam wawancara di majalah Playboy.

WowKeren - Setelah menerima banyak kecaman karena kata-katanya yang kurang pantas dalam wawancara dengan majalah Playboy, John Mayer kemudian mengakui kesalahannya. Hari Rabu sore tanggal 10 Februari, melalui akun Twitternya, John menyampaikan permintaan maaf karena telah menggunakan kata-kata rasis.

"Re (Reply): menggunakan 'kata N (nigger = negro, kata ini dianggap tabu untuk digunakan)' dalam wawancara: Saya minta maaf karena telah menggunakan kata tersebut. Dan itu sungguh memalukan karena poin yang ingin saya tekankan adalah makna kebalikan dari kata itu," tulis John. "Sungguh arogan bagi saya karena merasa bersikap intelektual dengan menggunakannya karena saya sadar tidak ada keintelektualan dari kata yang dapat menyinggung perasaan seseorang."

"Setelah saya menggunakan kata itu dan melihat diri saya mendapat banyak kritikan," jelas pelantun single "Bigger Than My Body" tersebut lebih lanjut. "Saya rasa sudah waktunya bagi saya untuk bersikap kasar dalam interview. Saya semula melakukannya untuk menghindari gelombang kecaman menghantam saya tetapi saya tidak dapat menanganinya dengan baik dan saya telah menciptakan sesuatu seperti monster."

"Saya ingin menjadi pemain gitar blues. Dan penyanyi. Dan penggubah lagu. Bukan shock jock (seseorang yang gemar membicarakan hal-hal yang dapat menyakiti perasaan orang lain). Saya tidak sanggup memikulnya," tandas John. "Sekali lagi, karena saya tidak ingin orang-orang menganggap saya berdalih: Saya seharusnya tidak pernah mengucapkan kata tersebut dan saya tidak akan pernah menggunakan kata itu lagi."


Banjir kecaman terhadap John mengalir karena dalam wawancaranya dengan majalah Playboy, penyanyi berusia 32 tahun tersebut menggunakan banyak kata-kata kurang pantas dan mengandung unsur rasis. Dalam wawancaranya itu, John mengungkapkan ketidaktertarikannya terhadap wanita kulit hitam. Tak berhenti sampai disitu, John lantas menjelaskan mengapa orang kulit hitam menyukainya dimana saat itulah ia menggunakan kata 'N'.

"Beberapa hari yang lalu seseorang bertanya padaku, 'Bagaimana rasanya mengalami masa-masa yang buruk?'" ujar John. "Omong-omong, itu merupakan istilah yang kontradiksi karena jika anda memang benar-benar mengalami 'masa-masa buruk', anda dapat menyebutnya 'masa-masa negro' (maksud John, memiliki masa kelam). Kenapa anda mengacungkan tinju dan menyebutnya masa buruk jika memang anda memiliki masa buruk? Tetapi saya berkata, 'Saya tidak pernah benar-benar mengalami masa buruk. Saya tidak pernah masuk ke dalam sebuah restoran, memesan meja dan kemudian ditolak karena penuh.'"

Pada kesempatan yang sama, John juga membeberkan hubungan asmaranya dengan Jennifer Aniston dan Jessica Simpson. Sehubungan dengan Jennifer, John mengatakan kalau ia adalah seorang wanita yang paling mudah diajak berbicara, paling baik dan manis. Namun, lain halnya dengan Jessica. Bagi John, Jessica semacam kokain karena ia sangat hebat di ranjang.

John yang telah mengantongi empat penghargaan Grammy ini pernah menjalin kasih dengan beberapa aktris. Sebut saja Jessica Simpson, Jennifer Love Hewitt, Minka Kelly dan Jennifer Aniston pernah menghiasi hati pelantun lagu "Who Says" tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait