Asosiasi wanita korban perang di Bosnia melancarkan protes setelah tahu kalau film tersebut berkisah tentang korban perkosaan yang jatuh cinta pada pelaku asal Serbia.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 Oktober 2010 - 16:07 WIB
WowKeren - Proyek film perang Bosnia arahan Angelina Jolie mendapat masalah. Seperti dikutip dari Reuters, pemerintah Bosnia pada Rabu 13 Oktober telah mencabut ijin syuting yang telah diajukan Angelina.
Menurut rencana, film yang merupakan debut pertama Angelina sebagai sutradara ini berkisah tentang kisah cinta pria Serbia dan wanita Bosnia yang dipertemukan dalam situasi Perang Bosnia yang akhirnya mempengaruhi kelanjutan hubungan diantara mereka. Namun menurut pemberitaan media di Bosnia, film yang berlatar perang Bosnia tahun 1992-1995 ini berkisah tentang seorang wanita Muslim yang menjadi korban pemerkosaan dan kemudian jatuh cinta pada pelaku yang asli Serbia. Rumor tentang jalan cerita itulah yang memicu kemarahan terutama dari pihak korban perang Bosnia.
"Ini merupakan kisah sejarah yang menyesatkan," ungkap Bakira Hasecic, pimpinan asosiasi Women victims of War. "Diantara ribuan pernyataan dari perempuan yang diperkosa selama perang, tak ada satupun yang mengungkapkan adanya kisah cinta antara korban dan pelaku pemerkosaan. "Kami tak akan membiarkan seorangpun memalsukan luka yang kami alami."
Menanggapi protes keras tersebut, Menteri Kebudayaan dan Olahraga Gavrilo Grahovac langsung mencabut ijin syuting Angelina. Menurut Menteri Gavrilo, larangan ini diberlakukan karena pihak pemerintah tak setuju dengan proyek film yang menyebarkan kebohongan dan bisa menyakiti perasaan para korban perang Bosnia.
"Mereka tak lagi berhak untuk syuting di Bosnia," tegas Menteri Kebudayaan dan Olahraga Gavrilo Grahovac. "Mereka akan mendapatkan ijin tersebut jika mereka mengirimkan pada kami skenario dengan cerita yang berbeda dari yang kami dengar sebelumnya."
"Itu tidak benar. Film Angelina bukan berdasarkan kisah nyata seperti itu," ungkap Produser Eksekutif dan Manajer Lokasi Edin Sarkic dari rumah produksi Scout Film yang membantu penggarapan film arahan Angelina itu. "Angelina bukanlah seseorang yang akan melukai hati siapapun dengan sengaja."
Ditambahkan oleh Edin, masalah ijin tersebut akan segera terselesaikan. Bahkan Edin menegaskan kalau dokumen resmi untuk pengajuan ijin juga telah diserahkan.
"Kami telah mendapat informasi bahwa kami perlu melengkapi dokumen dan saya baru saja menyerahkan naskah pada pihak Kementrian," ungkap Edin yang bersikeras kalau pihak pemerintah tak pernah meminta naskah melainkan hanya sinopsis. "Saya harap proyek film ini mendapat lampu hijau setelah pemerintah membaca naskahnya. Film ini tak ada kaitannya dengan yang dituduhkan oleh asosiasi wanita korban perang. Ini hanyalah kisah cinta."
Syuting proyek film Angelina dijadwalkan berakhir sekitar November. Selain menyutradarai, kekasih Brad Pitt ini juga menulis skenario dan bertindak sebagai salah satu produser. Film yang diproduksi GK Films ini dibintangi aktris asal Bosnia, Zana Marjanovic. Selain Zana, pemeran yang telah dikonfirmasi akan tampil yakni aktor Rade Serbedzija (pemeran pembuat tongkat sihir Gregorovitch di film "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I"). Nantinya Rade akan berperan sebagai ayah dari pemeran utama pria di film yang akan tayang perdana tahun depan ini.
(wk/)