Jay-Z: Menjadi Pengedar Narkoba Itu Menyenangkan
Selebriti

Jay-Z bahkan mengaku pernah menembak kakaknya sendiri saat ia masih berusia 12 tahun.

WowKeren - Jay-Z mengaku senang dengan masa lalunya sebagai pengedar narkoba. Dalam buku biografinya "Decoded", rapper bernama asli Shawn Carter tersebut mengungkapkan kalau ia melakukan transaksi narkoba sejak masih berusia 12 tahun. Bahkan bisnis Jay-Z itu berlanjut hingga dia sukses sebagai rapper.

"Hal ini mungkin terkesan aneh, namun menjadi pengedar narkoba merupakan cara menyenangkan untuk menghabiskan waktu," kata Jay-Z perihal masa lalunya itu, seperti dikutip dari Digital Spy. "Saya menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda dengan kru saya."

Meski demikian, Jay-Z mengaku beruntung bisa lepas dari kebiasaan buruk tersebut. "Ketika anda tak menikmatinya, dunia narkoba jadi terasa seperti neraka. Untungnya, saya bisa lolos tepat pada waktunya. Beberapa sahabat saya tidak seberuntung itu," tutur Jay-Z.


Masa kecilnya yang suram juga hampir membuatnya masuk penjara. Baru-baru ini, sahabat Kanye West ini mengaku pernah menembak kakaknya, Eric, ketika masih berusia 12 tahun. Insiden itu berlangsung ketika Jay-Z mendapati Eric tengah mencoba mencuri cincin miliknya.

"Saya kira hidup saya sudah berakhir. Saya kira saya akan dipenjara untuk selamanya," kata Jay-Z. "Insiden itu sungguh mengerikan. Saya hanyalah seorang bocah. Saya merasa ketakutan."

Untungnya, Eric sembuh dari lukanya dan menolak untuk menuntut Jay-Z. Bahkan Eric meminta maaf atas sikapnya ketika Jay-Z mengunjunginya di rumah sakit. Terilhami oleh masa lalunya yang kelam tersebut, Jay-Z menciptakan lagu berjudul "You Must Love" yang berkisah tentang konfrontasinya dengan sang kakak yang pecandu narkoba.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!