Keputusan akan hukuman pelanggaran masa percobaan baru ditetapkan jika penyidik berhasil membuktikan Lindsay bersalah atas kasus penganiayaan staf di Betty Ford Center.
- Tim WowKeren
- Rabu, 05 Januari 2011 - 15:47 WIB
WowKeren - Keluar dari rehab (3 Januari) tak membuat Lindsay Lohan bisa bernafas lega. Ia masih dihadapkan pada masalah yang terjadi antara ia dan staf teknisi Pusat Rehabilitasi Betty Ford Center, Dawn Holland. Terkait tindak kekerasan fisik itu, Kepolisian wilayah Riverside yakin Lindsay telah melanggar masa percobaannya .
Pihak kepolisian meminta Jaksa wilayah Riverside mengangkat kasus ini. Wakil dari Kepolisian wilayah Riverside, Sersan David Flores, berkeras untuk terus melakukan penyelidikan meskipun Dawn telah meminta untuk menutup kasus tersebut.
"Terlepas dari apakah korban mau bekerja sama, kami yakin ada 'sesuatu' dan investigasi menyatakan Lindsay melanggar beberapa syarat masa percobaannya," tutur Sersan David Florez, sherif wilayah Riverside yang melakukan patroli di komplek perumahan Palm Desert pada Los Angeles Times. "Sangat jelas bahwa kasus itu adalah sebuah pelanggaran. Kami tak akan membahas pelanggaran lain saat ini."
Sersan David mengatakan pihak penyidik mungkin akan mengirim salinan penyelidikan mereka akhir pekan ini kepada Los Angeles County Probation Department yang mengawasi masa percobaan Lindsay atas kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol yang ia lakukan di 2007. Menanggapi sikap Sersan David, pengacara Lindsay, Shawn Chapman Holley, menganggap kalau penyidik telah melampaui batas kewenangan mereka dengan menghakimi Lindsay dan mempengaruhi Jaksa.
Aktris yang namanya melejit lewat film "Mean Girls" ini masuk rehabilitasi sejak Oktober lalu. Ketika berada di pusat rehabilitasi Betty Ford ia terlibat kasus kekerasan terhadap staf rehabilitasi tersebut. Sang staf akan melakukan tes alkohol dan narkoba pada Lindsay namun ia menolak dan mendorong sang staf. Keduanya mencoba menghubungi 911, tapi Lindsay merebut telepon itu dan menyebabkan sang staf terluka. Sebelum menjalani rehabilitasi, Lindsay sempat mendekam dalam penjara dua kali. karena melanggar masa percobaan dengan tidak menghadiri secara penuh kelas program pendidikan bagi pencandu alkohol dan terbukti bersalah mengkonsumsi narkoba.
(wk/)