Majalah edisi Februari dengan wajah Justin sebagai sampul depan hanya terjual sekitar 246.000 copy.
- Tim WowKeren
- Rabu, 06 Juli 2011 - 12:43 WIB
WowKeren - Justin Bieber memang punya banyak keahlian seperti menyanyi, menari dan akting. Bahkan pesona Justin memukau 10 juta penggemar di seluruh dunia. Namun, ada satu hal yang belum bisa dia lakukan, "menjual majalah".
Berdasarkan laporan sementara Audit Bureau of Circulations (ABC), Justin sukses membuat majalah Vanity Fair edisi Februari meraih predikat penjualan terburuk dalam kurun waktu 12 tahun. Bahkan masuk daftar tiga besar dari penjualan edisi paling buruk semenjak Graydon Carter menjadi editor in chief pada 1992.
Majalah yang cover sampulnya menghadirkan sosok Justin dengan wajah dipenuhi bekas lipstik itu hanya terjual sekitar 246.000 copy. Data tersebut diperoleh dari para penerbit namun masih belum diaudit ulang oleh ABC sehingga jumlah majalah yang terjual bisa berubah.
Namun jika data tersebut akurat, maka majalah edisi Justin tersebut akan mengalahkan edisi Will Smith untuk promo film "Wild Wild West". Majalah edisi Juli 1999 tersebut hanya terjual sekitar 202.701 copy.
Saat dimintai keterangan, juru bicara majalah Vanity Fair hanya memberikan gambaran kalau usia pembaca mempengaruhi angka penjualan. Kemungkinan para remaja tak biasa mengkonsumsi majalah Vanity Fair yang biasanya diperuntukkan bagi kaum dewasa tersebut. "Siapa yang bisa menyangka kalau remaja berusia 12 tahun tidak membeli majalah itu," kata sang jubir pada Women's Wear Daily.
Majalah Vanity Fair bukan satu-satunya korban dari popularitas Justin. Data dari ABC mengungkapkan kalau majalah Teen Vogue edisi Oktober 2010 yang memasang cover Justin membuat angka penjualan menurun hingga 12 persen dari rata-rata. Begitu pula dengan majalah People edisi April 2010 dengan headline "ALL ABOUT JUSTIN BIEBER" yang menduduki peringkat ketiga penjualan majalah mingguan terburuk dalam kurun waktu satu tahun.
(wk/)