Angelina terlihat tegar ketika mengajak keenam anaknya berkunjung dan menghias tembikar di Richmond, enam mil dari pusat kerusuhan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Agustus 2011 - 11:37 WIB
WowKeren - Kerusuhan di London yang terjadi sejak Sabtu 6 Agustus dan masih berlangsung saat ini telah membuat Angelina Jolie yang sedang bersama keenam anaknya mengalami kepanikan. Namun hal itu tak nampak ketika ia berkunjung di sebuah kafe barang-barang tembikar di Richmond bersama Maddox, Pax, Zahara, Shiloh dan si kembar Vivienne serta Knox.
Ia tetap bertahan di London sembari menunggu Brad Pitt yang sedang syuting film "World War Z" di Falmouth, Cornwall. Untuk mengisi waktu, aktris film "The Tourist" itu mengajak keenam anaknya melukis dan mendekorasi barang-barang tembikar.
"Angie sempat sedikit gugup tapi merasa aman," kata seorang sumber. "Pihak keamanan telah menambahkan satu pengawal untuk menjaga mereka."
"Awalnya dia sangat ketakutan dan khawatir dengan keselamatan anak-anaknya," ujar salah seorang staf di kafe tersebut. "Namun setelah seharian, kami bisa melihat jelas apa yang terjadi. Dia merasa cukup aman untuk membawa anak-anaknya keluar. Tentu saja, kami tak akan bepergian kemanapun di area pusat London."
Brad sendiri dikabarkan merasa khawatir dengan kondisi Angie serta keenam anak mereka. "Brad aman karena berada di Falmouth tapi mengetahui Angie dan keenam anaknya ada di London, membuatnya khawatir. Dia terus menelepon ke rumah dan memastikan anak-anak merasa tenang serta baik-baik saja," kata seorang sumber lainnya.
Kerusuhan di London berawal ketika Kamis (4 Agustus), Mark Duggan, pria berusia 29 tahun sekaligus ayah dari empat anak yang diduga pengedar narkoba, tewas ditembak polisi di Scotland Yard, London. Mark diyakini tak melakukan perlawanan saat kejadian. Sejumlah masyarakat melakukan aksi damai di Tottenham namun berakhir ricuh.
Akibat kerusuhan tersebut, sebuah kantor polisi di Handsworth, Birmingham, terbakar dan sejumlah kendaraan dirusak di Manchester. Beberapa anak muda yang menggunakan penutup wajah berada di Toxteth, Liverpool. Mereka melakukan penjarahan dan pembakaran di sejumlah tempat.
Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengungkapkan kalau lebih 16 ribu polisi telah diturunkan untuk menangani kerusuhan di London maupun kawasan Inggris. Sementara itu, pertandingan sepakbola yang dijadwalkan berlangsung hari ini (Rabu, 10 Agustus), di Wembley Stadium, telah dibatalkan.
Kerusuhan tersebut juga memicu reaksi dari Justin Bieber. "Pada semua orang di wilayah Inggris, kuharap kalian semua baik-baik saja. Aku berdoa untuk kalian dan semua orang yang menakjubkan di luar sana," ujar Justin.
(wk/)