Timnas Tidak Diperkuat Boaz Solossa Saat Melawan Iran
SerbaSerbi

Striker Persipura Jayapura meninggalkan timnas karena ada masalah keluarga di Papua dan baru kembali 6 September nanti.

WowKeren - Timnas Indonesia bakal pincang di lini depan. Striker lincah Boaz Solossa meninggalkan pemusatan latihan timnas di Solo. Boaz terpaksa meninggalkan timnas karena ada masalah keluarga di Papua.

Boaz adalah pemain kedua yang harus meninggalkan timnas. Sebelumnya Ian Kabes juga meninggalkan timnas dengan alasan masalah keluarga.

"Saya sebenarnya ingin bertahan, tetapi sama dengan Kabes, ada urusan mendesak," kata Boaz dalam rilis pers yang dikirim PSSI. "Karena itu, saya meminta agar diizinkan pulang."

Tidak dijelaskan apa masalah keluarga yang dimaksud striker Persipura Jayapura itu. Kepergian Boaz ini diiyakan media officer timnas, Desy Christina.

"Semalam dia bilang mencari tiket pulang dari Yogya," kata Desy kepada detikSport. "Tapi, saya belum tahu saat ini apakah dia sudah pergi atau belum."

Dengan kepergian itu, Boaz akan absen dalam tiga pertandingan timnas. Ia tidak tampil pada dua laga uji coba yaitu melawan Palestina di Solo nanti malam serta menghadapi Yordania.


Yang lebih krusial, Boaz tidak bisa memperkuat timnas saat menghadapi Iran di laga perdana Grup E pada 2 September nanti. Boaz diperkirakan baru bisa kembali ke timnas menjelang laga kedua menghadapi Bahrain di Jakarta, 6 September.

Desy membantah bahwa perginya Boaz adalah karena soal disiplin. Ia menegaskan, pemain berusia 25 tahun pergi dengan izin dan restu manajemen timnas serta pelatih Wim Rijsbergen.

"Bukan, bukan indispliner. Kondisinya tenang kok. Dia memang ada masalah keluarga. Dia mendapat telepon dari keluarganya," kata Desy. "Manajemen timnas mengizinkan dia pergi daripada dia kepikiran. Kasihan. Dia tadi malam curhat panjang dengan manajemen. Para pemain Papua memang sangat dekat dengan manajemen."

Boaz jelas sangat diandalkan oleh timnas Merah Putih sebagai penggedor pertahanan lawan. Pergerakannya yang lincah, kemampuan teknis serta ketajamannya adalah ancaman buat lawan manapun. Meski begitu, pelatih Wim Rijsbergen mengaku siap bermain tanpa Boaz.

"Tidak bisa dimungkiri, kita akan kehilangan Boaz," ujar Rijsbergen. "Namun saya percaya dengan materi pemain yang tersisa serta dengan kualitas mereka masing-masing."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!