Ilmuwan Kembangkan Chip Pengganti Otak
SerbaSerbi

Chip yang dikembangkan dari area belakang otak dan dibekali kabel khusus itu diharapkan bisa menggantikan otak manusia yang rusak karena kecelakaan ataupun penyakit stroke.

WowKeren - Ilmuwan gabungan beberapa negara seperti Inggris dan Israel membuat terobosan demi mengobati penderita penyakit otak ataupun stroke. Untuk itu, kelompok ilmuwan tersebut melakukan percobaan dengan menanamkan chip di otak seekor tikus.

Chip tersebut sebenarnya cerebellum (otak kecil di kepala sebelah belakang yang menguasai koordinasi otot-otot) buatan yang dilengkapi kabel khusus yang dihubungkan dengan komputer. Pengembangan awal dikerjakan seorang ilmuwan bernama Matti Mintz dari Universitas Tel Aviv di Israel.

Matti mengembangkan temuannya dari mempelajari sinyal dari cerebellum asli. Ia kemudian menggunakan hasil studinya dan mengkreasikan chip yang ditanamkan pada tikus. Chip itu memerintahkan sang tikus untuk merespon suara dengan berkedip.


"Ini adalah bukti sebuah konsep bahwa kita bisa merekam informasi dari otak, menganalisanya dengan cara yang sama pada jaringan biologis dan mengembalikan informasi itu ke otak," kata Matti. "Ini mendemonstrasikan seberapa jauh kami bisa mengembangkan sirkuit yang suatu hari nanti bisa menggantikan area otak yang rusak dan bahkan meningkatkan kekuatan otak yang sehat," ujar kolega Matti, Francesco Sepulveda dari University of Essex di Colchester, Inggris, menimpali.

Setelah selesai diujikan pada tikus, para ilmuwan menargetkan untuk melakukan percobaan pada hewan lainnya dengan ukuran yang lebih besar. Proyek tersebut diyakini membutuhkan waktu yang lama mengingat sangat rumit membuat chip supaya bisa menyerupai area otak asli manusia.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!