"Para pemain berlagak seperti diva yang cepat sekali menyerah," kata Wim Rijsbergen kepada de Pers.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 September 2011 - 12:07 WIB
WowKeren - Persoalan timnas Indonesia sepertinya bakal kian memanas. Pelatih Timnas Indonesia, Wim Rijsbergen, balik menyerang para pemain tim Garuda Indonesia.
Wartawan harian Belanda, de Pers, mengaku telah menghubungi Rijsbergen yang saat ini berlibur di Negeri Kincir Angin tersebut. Mantan pelatih PSM Makassar itu menyatakan masih geram dengan perilaku anak asuhnya.
Dikutip oleh Radio Nederland, de Pers mengungkap bahwa para pemain kesebelasan Indonesia lebih sibuk mengurus rambut ketimbang pertandingan. "Para pemain berlagak seperti diva yang cepat sekali menyerah," kata Rijsbergen.
Perseteruan para pemain Timnas dengan Rijsbergen mulai mencuat saat pasukan Merah Putih takluk 0-2 dari Bahrain. Mantan pemain timnas Belanda itu langsung melayangkan pernyataan keras kepada pemain.
Ia mengatakan jika pemain Indonesia belum pantas untuk berlaga di tingkat internasional. Hal itu yang membuat beberapa pemain geram, bahkan dikabarkan ada tujuh yang mogok.
"Mereka susah sekali menerima kebenaran. Saya sangat terbuka kepada pemain saya," kata Rijsbergen seperti diberitakan de Pers. "Saya berusaha supaya permainan mereka lebih baik. Bahwa mereka kemudian marah dan mogok, itu sangat mengecewakan."
Ternyata, awal persoalan bukan dari kekalahan atas Bahrain. Harian de Pers memberitakan bahwa konflik antara Rijsbergen dengan pemain sejatinya telah terjadi saat Indonesia terbang ke Teheran untuk menghadapi Iran di laga pertama grup E Pra-Piala Dunia 2014, 2 September lalu.
"Mereka (PSSI) menaruh harapan tinggi pada saya, tapi saya dikasih seleksi pemain yang tidak fit," kata Rijsbergen. "Ketika saya harus mengayomi anak-anak ini lima hari menjelang pertandingan penting, mereka sudah berminggu-minggu tidak latihan."
"Pada pertandingan berikut, pemain unggulan pergi, terkait masalah pribadi. Konyol," lanjut tulisan di harian de Pers. "Ia sebenarnya malas berangkat ke Teheran. Setelah itu, dua pemain lain hengkang, begitu saja."
Rijsbergen juga menyoroti masalah buruknya sikap profesional Firman Utina dkk. "Mereka datang terlambat pada latihan, bahkan sampai empat hari. Jelas saya mengangkat masalah itu," ungkap Rijsbergen.
Risjbergen akan kembali ke Indonesia pada 1 Oktober nanti. Ia akan mempersiapkan timnya menghadapi uji coba melawan Arab Saudi sebelum menjalani laga kontra Qatar di Gelora Bung Karno, 11 Oktober.
(wk/)