Arab Saudi Larang Suporter Indonesia Nonton Timnas
SerbaSerbi

Pelatih Arab yang juga mantan pelatih Barcelona, Frank Rijkaard, meminta laga berlangsung tertutup karena ingin fokus pada hal teknis.

WowKeren - Niat warga Indonesia, khususnya yang berada di Malaysia, untuk bisa menyaksikan Bambang Pamungkas dkk berlaga melawan Saudi Arabia, sirna. Pasalnya, laga uji coba digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini, Jumat (7/10), berlansung secara tertutup.

"Pelatih Arab Saudi, Frank Rijkaard, yang meminta agar pertandingan ini berlangsung tertutup," kata Naib Football Federation of Malaysia, Dato Hamidin Mohd Amin, melalui BBM kepada Tribunnews. "Pihak Saudi benar-benar ingin memfokuskan pertandingan ini untuk hal teknis."

Belum jelas apa alasan di balik pemintaan Rijkaard agar pertandingan berlangsung tertutup. Disinyalir, mantan pelatih Barcelona ini tidak ingin kekuatan Saudi Arabia bocor dan diketahui oleh Thailand, yang akan menjadi lawan Arab Saudi di babak kualifikasi Piala Dunia 2014, pekan depan.

Karena Saudi Arabia yang memanggil Indonesia untuk melakukan laga uji coba di Malaysia, maka kubu Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa atas permintaan itu. Ini adalah konsekuensi dari tim yang diundang yang segala sesutu berhubungan dengan akomodasi, mulai dari transportasi, penginapan dan match fee pemain ditanggung oleh pihak Saudi Arabia.


Meski dilarang menonton di stadion, tapi suporter Indonesia masih bisa menyaksikan perjuangan anak asuh Wim Rijsbergen tersebut. Pasalnya, laga uji coba itu rencananya akan disiarkan secara langsung oleh SCTV.

Meski akan disiarkan langsung oleh TV swasta, ribuan warna Indonesia di Malaysia tetap kecewa karena tidak bisa datang ke stadion memberikan dukungan. WNI yang mayoritas dari kalangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu yang memiliki fanatisme tinggi terhadap tim Merah Putih.

"Kami tentu sangat kecewa dengan adanya kabar tersebut, karena kami telah mempersiapkan diri jauh hari sebelumnya untuk bisa mendukung timnas Indonesia disini," kata karyawan salah satu supermarket di Kuala Lumpur asal Padang, Sumatera Barat,Yosef Akmal. "Kami sudah tidak sabar ingin segera memakai kaos Timnas Indonesia karena ini adalah kesempatan langka bisa memakainya sambil mendukung tim kebanggaan kami disini. Ada banyak atribut timnas yang ingin kami pakai."

Rasa kecewa yang sama juga dirasakan suporter Indonesia dari kalangan mahasiswa."Kami juga dari kawan-kawan mahasiswa awalnya sangat antusias begitu mendengar timnas Indonesia mau main disini. Tapi kami sangat kecewa begitu mendengar kabar suporter Indonesia tidak boleh nonton," Kata Mahasiswa Universitas Malaya, Hasir Budiman Ritonga.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!