Edi Elison: AFC Tidak Akui Liga di Luar PSSI
SerbaSerbi

Juru bicara PSSI ini juga mengatakan bahwa 14 klub yang menolak ikut IPL terancam sanksi tegas dari AFC dan PSSI.

WowKeren - PSSI makin mengeluarkan taringnya terkait kisruh kompetisi sepakbola Indonesia. Induk organisasi sepakbola Tanah Air ini mengklaim mendapat dukungan dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

Juru bicara PSSI, Edi Elison, mengaku mendapat statemen tegas dari AFC yang menilai bahwa kompetisi di luar PSSI adalah liar. Ini terkait dengan rencana 14 klub yang menolak mengikuti Indonesian Premier League (IPL) bentukan PSSI dan membuat kompetisi baru di bawah naungan PT Liga Indonesia. Turnamen ini bakal digelar 1 Desember nanti.

"AFC tidak bisa menerima kompetisi yang diadakan oleh anggota PSSI bernama Kelompok 14," kata Edi dari Kuala Lumpur, Malaysia. "Kompetisi itu di luar PSSI dan dinilai liar."

Pernyataan AFC itu diperoleh setelah Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin beserta jajarannya bertemu dengan Sekretaris Jenderal AFC Alex Soosay di kantor pusat AFC di Kuala Lumpur, awal pekan ini. Pengurus PSSI yang hadir antara lain Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus, Koordinator Tim Nasional Bob Hippy dan Edi Elison.


Selain dianggap liar, AFC juga menilai bahwa mereka yang membentuk kompetisi baru telah melanggar statuta PSSI dan statuta FIFA. Edi pun mengatakan bahwa 14 klub yang membelot terancam mendapat sanksi tegas dari AFC dan PSSI.

"Kompetisi hanya dilaksanakan oleh PSSI, jadi di luar itu adalah ilegal," tegas Edi. "Bila mereka tetap menggelar kompetisi tersebut, maka terancam kena sanksi tegas dari AFC dan PSSI. Bisa dicabut keanggotaan mereka di PSSI. Apapun alasan mereka menggelar kompetisi di luar PSSI, tidak bisa dibenarkan."

Sementara itu, PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) sebagai penyelenggara IPL menegaskan bahwa pertandingan antara Persib Bandung melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, 15 Oktober lalu, adalah laga resmi pembuka Indonesian IPL. PT LPIS membantah jika pertemuan tersebut hanya sekadar laga persahabatan sehingga skornya tidak dihitung.

"Kami dari LPIS tidak pernah memberi otorisasi penghapusan skor dan poin hasil kick-off IPL antara Persib melawan Semen Padang," kata CEO PT LPIS, Widjajanto. "AFC hanya merestui dan mendukung liga yang dikelola PSSI."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait