Vivid Entertainment merasa tidak nyaman dengan nama salah satu smartphone perusahaan asal Taiwan itu, HTC Vivid.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 19 November 2011 - 11:20 WIB
WowKeren - Apalah arti sebuah nama. Pepatah yang sering terdengar itu rupanya tidak berlaku pada perusahaan film porno terkemuka di Amerika Serikat (AS), Vivid Entertainment.
Perusahaan yang menyebut diri mereka sebagai "pemimpin dunia hiburan dewasa" itu tidak mau namanya dicatut orang lain. Makanya, saat mengetahui HTC mengeluarkan smartphone terbarunya yang bernama HTC Vivid, perusahaan tersebut langsung melayangkan keberatannya karena dinilai melanggar merek dagang.
Vivid Entertainment telah melayangkan surat peringatan kepada perusahaan asal Taiwan itu melalui perwakilan mereka di Amerika untuk mengganti nama produk itu. Pihak perusahaan memberikan tenggang waktu kepada HTC America sampai 21 November untuk memberikan respon. Jika HTC tidak segera mengubah namanya maka Vivid tidak punya pilihan lain kecuali membawa masalah tersebut ke ranah hukum.
"HTC Vivid membuat gambaran palsu tentang perusahaan dan produk yang dimiliknya. Ini bakal membuat konsumen bingung dan berpikir Vivid ada di balik produksi ponsel, bukan lagi pada jalur seksualitas," kata kuasa hukum Vivid Entertainment, Mark Hoffman. "Kami percaya perusahaan Anda tidak akan mengabaikan konflik ini."
Sementara pihak HTC mengaku sudah mendapat surat dari Vivid dan akan mempelajarinya. "Kami sementara meninjau keluhan itu dan belum bisa memberikan komentar lebih lanjut sampai masalah ini diselesaikan," ujar juru bicara HTC.
HTC Vivid merupakan salah satu smartphone yang menggunakan LTE 4G, selain Galaxy S II dari Samsung. Produk ini memiliki layar QHD 4,5 inci, prosesor dual-core 1.2GHz dan kamera 8 MP.
Sementara itu, Vivid Entertainment mulai berkecimpung dalam bisnis film untuk dewasa sejak tahun 1984. Vivid merupakan satu dari perusahaan film porno terbesar di AS yang sempat membeli video seks Paris Hilton dan Kim Kardashian.
(wk/)