"Harusnya Persipura sudah tahu ada sanksi jika mengikuti kompetisi yang bukan dilaksanakan PSSI," kata Deputi Sekjen PSSI, Saleh Mukadar.
- Tim WowKeren
- Selasa, 06 Desember 2011 - 08:42 WIB
WowKeren - Deputi Sekjen PSSI, Saleh Mukadar, angkat bicara soal turunnya surat Asian Football Confederation (AFC) yang melarang pencoretan Persipura Jayapura di Liga Champion Asia (LCA) musim ini. Menurut Saleh, masyarakat dan pihak Persipura seharusnya tidak menyalahkan PSSI atas keputusan AFC itu.
"Kami sudah mendatangi pengurus (Persipura) tapi tidak mendapat jawaban. Akhirnya Persipura memilih ikut Indonesia Super League (ISL) ketimbang Indonesia Premier League (IPL)," ujar Saleh yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama Persebaya ini. "Harusnya Persipura sudah tahu ada sanksi jika mengikuti kompetisi yang bukan dilaksanakan PSSI. Rudy Maswi yang duduk di pengurusan ad-hoc AFC harus ditanyai sendiri oleh Persipura."
Sementara itu, Anggota Komite Eksekutif PSSI dari Papua, Robertho Rouw, menyesalkan sikap PSSI yang tidak mendaftarkan Persipura Jayapura dalam Liga Champions Asia (LCA) musim ini. PSSI diam-diam mengajukan Arema Indonesia dan Persija Jakarta yang ikut IPL untuk menggantikan Persipura di LCA.
"Saya selaku Komite Eksekutif perwakilan dari Papua menyesalkan pengurus yang tidak mendaftarkan Persipura sehingga tidak bisa mewakili Indonesia di LCA," ujar Bertho. "AFC menolak (usulan untuk klub pengganti Persipura) karena memang tidak bisa diwakilkan. Dengan demikian, wakil dari Indonesia pun tidak ada."
Bertho juga menyesalkan sikap PSSI yang mengklaim kalau IPL sebenarnya melanggar sejumlah peraturan PSSI. Sayangnya, saat ditanya bentuk pelanggaran, Bertho memilih bungkam. Ia hanya mengungkapkan jika IPL memang digelar sesuai aturan, seharusnya klub-klub seperti Persipura atau Persib pasti bersedia bergabung.
(wk/)