Pemain Yang Berlaga di Indonesian Super League Dilarang Bela Timnas
SerbaSerbi

Larangan membela tim nasional karena ikut kompetisi tak resmi itu disahkan langsung oleh FIFA.

WowKeren - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, kembali menegaskan kalau pemain yang ikut kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2011-2012 tidak bisa membela tim nasional. Hal ini merupakan ketentuan resmi dari Federation Internationale de Football Association (FIFA).

"FIFA yang memperingatkan, bukan saya," ucap Djohar. "Dalam pertemuan dengan FIFA, mereka mengingatkan tentang aturan pasal 79 dalam Statuta FIFA. Mereka mengatakan, 'Kalau Anda pakai pemain yang berlaga di luar kompetisi tak resmi, Anda akan kena denda'."

Djohar mengatakan kalau kehadiran kompetisi ISL telah merusak formasi timnas. PSSI kini harus kembali merekrut pemain baru untuk mengisi posisi yang pernah diisi pemain-pemain di ISL.


"Mereka penyelenggara ISL yang menghancurkan timnas, bukan kami," tutur Djohar. "Kita harus kerja keras lagi membangun timnas."

Tak hanya bagi pemain asli Indonesia, hal ini juga berlaku bagi pemain asing yang juga menjadi pemain timnas di negaranya masing-masing. Nasib sejumlah pemain asing, seperti Safee Salli (pemain Pelita Jaya), Zah Rahan (pemain Persipura) dan Keith Kayamba Gam (pemain Sriwijaya FC) pun terancam.

Sebelumnya, Penanggung Jawab Timnas PSSI Bernhard Limbong menerapkan larangan yang sama. Namun kurangnya pemain handal membuat larangan tersebut dicabut. Ketika laga kontra LA Galaxy, Indonesia Selection tetap diperkuat para pemain dari ISL seperti Boaz Solossa, Victor Igbonefo, Greg Nwokolo, Titus Bonai, Diego Michiels, Patrich Wanggai dan Oktovianus Maniani.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!