Dalam kunjungan ke Jepang, Djohar dan wakilnya, Farid Rahman, telah membawa surat permohonan dispensasi agar pemain ISL bisa memperkuat timnas.
- Tim WowKeren
- Kamis, 15 Desember 2011 - 16:15 WIB
WowKeren - Ketua Umum PSSI Djohar Arifin tak ingin masalah dualisme kompetisi semakin meruncing. Bersama wakilnya, Farid Rahman, Djohar bertolak ke Jepang, Rabu (14/12) untuk melobi petinggi FIFA agar larangan pemain Indonesia Super League (ISL) membela Timnas Indonesia bisa ditinjau ulang.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Penanggungjawab Timnas PSSI, Bernhard Limbong. "Kami tidak berpangku tangan. Farid ke Jepang membawa surat permohonan dispensasi agar pemain ISL bisa memperkuat timnas," kata Limbong.
Sebelumnya, Djohar telah menegaskan kalau larangan membela timnas itu tertuang di Pasal 79 Statuta FIFA. Akibat pernyataan tersebut, beberapa pihak meminta agar Djohar diganti dan menuntut PSSI segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).
"Sejak era kepemimpinan Djohar Arifin, program menjadi tidak jelas. Tidak ada kepastian mengenai kompetisi di Indonesia. Sebaiknya memang KLB," kata pengamat olahraga di Sumatera Selatan, Samsuramel Mkes, Kamis (15/12). "Karena dapat dijadikan solusi atas kericuhan yang terjadi selama ini."
(wk/)