Facebook Ancam Gugat Mark Zuckerberg Palsu
SerbaSerbi

Seorang internet marketer di Israel sengaja mengganti namanya menjadi sama dengan pendiri Facebook lantaran dendam.

WowKeren - Seorang pengusaha internet marketing di Israel baru saja mengganti namanya menjadi Mark Zuckerberg. Pengusaha bernama asli Rotem Guez tersebut bukan hanya asal mengganti namanya, namun benar-benar telah sah secara hukum. Mark memperbaharui semua identitas pribadinya seperti kartu identitas diri dan paspor bahkan berencana mengganti nama keluarganya dengan 'Zuckerberg'.

Penggantian nama Rotem menjadi nama pendiri Facebook itu dilakukan dengan sengaja. Semua dilakoni Rotem karena dendam kepada Facebook yang menutup paksa usaha 'Like Store' miliknya.

'Like Store' milik Rotem menjual 'Like' kepada orang-orang yang ingin memiliki banyak 'Like' di halaman FB mereka. Bukan cuma menjual 1.000 Like, Rotem bahkan menjanjikan 10.000 Like. Cara memperbanyak 'Like' FB seperti ini dianggap menyalahi aturan Facebook sehingga di bulan September lewat pengacaranya, Facebook menang gugatan untuk menutup 'Like Store' dan Rotem tidak diperbolehkan membuka akun FB lagi untuk selamanya.


Dengan resmi mengganti namanya sejak 7 Desember, Mark 'Rotem' Zuckerberg membuka akun FB baru dengan halaman resminya berjudul "I'm Mark Zuckerberg". Ia juga membuka akun Twitter yang baru untuk nama barunya. Mark mengaku telah mempersiapkan strategi bisnis internet marketing yang lebih hebat dari sebelumnya melalui penggantian nama.

Menanggapi langkah Rotem, seminggu kemudian, Facebook mengirimkan surat ancaman kepada Mark untuk membawa perkara ini ke jalur hukum. Sepertinya perang antara Facebook vs. Mark Zuckerberg masih panjang. Bukankah agak keterlaluan jika sebuah perusahaan di Amerika menuntut seorang pengusaha di Israel dengan alasan menjiplak nama.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!