KLB Akan Lengserkan Djohar Arifin dari PSSI
SerbaSerbi

Mayoritas anggota PSSI menuntut diadakannya KLB untuk menggulingkan kepemimpinan Djohar karena dianggap telah melakukan sejumlah pelanggaran.

WowKeren - Konflik di tubuh PSSI kian memanas. Berdasarkan hasil Rapat Akbar Sepakbola Nasional (18/12), telah disepakati digelarnya Konferensi Luar Biasa (KLB) untuk menggulingkan kepemimpinan Djohar Arifin dari PSSI.

"KLB memiliki agenda utama untuk melengserkan kepengurusan PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin," ujar Augie Bunyamin, Sekretaris PSSI Sumatera Selatan. "Ia dianggap telah melakukan sejumlah pelanggaran Statuta PSSI."

Keputusan ini keluar, setelah sebagian besar anggota PSSI hadir dalam rapat tersebut. Para anggota yang hadir termasuk 27 pengurus tingkat provinsi, pengurus 18 klub ISL, perwakilan 23 klub Divisi Utama dan 360 klub Divisi 1, 2, dan 3. Dari hasil rapat itu akhirnya diputuskan untuk membentuk Komite Penyelamat Sepakbola Nasional (KPSN).


"Hasil rapat akbar disepakati membentuk Komite Penyelamat Sepakbola Nasional (KPSN) yang diketuai Anggota Exco PSSI, Toni Apriliani," ujar Augie. "Tugas KPSN untuk mengawal tuntutan KLB yang disuarakan mayoritas anggota PSSI."

Selain itu, mereka juga menuntut PSSI untuk segera menggelar KLB dan memberikan jawabannnya paling lambat 23 Desember. Jika PSSI tidak memenuhi tuntutan itu maka KSPN akan mengambil alih kepengurusan PSSI untuk sementara hingga ketua yang baru terpilih.

"Apabila PSSI tidak bersedia menggelar KLB, maka Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia akan mengambil alih menyelenggarakan KLB PSSI," tandas Augie. "Ini sesuai Statuta PSSI, berdasarkan hasil Kongres II di Bali."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait