Sutradara Joss Whedon memilih Captain America karena karakternya diceritakan baru saja bangun dari tidur panjang dan merasa aneh melihat dunia modern saat ini.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 14 Januari 2012 - 12:26 WIB
WowKeren - Kisah superhero selalu dinanti-nanti, tak terkecuali yang satu ini, "The Avengers". Namun film ini meninggalkan tanda tanya bagi penggemarnya, karena mengumpulkan tujuh superhero dalam satu cerita. Dengan banyaknya superhero yang bergabung, tentunya jalan cerita film itu akan jadi sedikit membingungkan.
Sang sutradara, Joss Whedon, pun menjawab kebingungan itu dengan memilih satu karakter superhero untuk dijadikan sudut pandang utama di "The Avengers". Superhero beruntung itu adalah Captain America yang diperankan oleh Chris Evans.
"Akan ada banyak cerita yang diambil dari sudut pandang Steve Rogers (Captain America), karena dia adalah orang yang baru saja bangun dan melihat keanehan dunia ini," ujar Joss. "Orang-orang lainnya telah hidup di dalamnya sejak lama. Dia merasa seperti orang yang tersesat."
"Film ini akan banyak menceritakan orang yang kesepian, karena aku yang menulisnya," tambah Joss bercanda. "Captain America adalah tipe orang penyendiri, semacam itu. Ada penempatan waktu yang salah terhadap kehadirannya. Aku dan Chris selalu berusaha menonjolkan hal itu tanpa membuatnya terlihat bodoh dan terlalu jelas."
"The Avengers" menceritakan tentang kisah bergabungnya para superhero ini dalam membasmi kejahatan di Bumi. Diceritakan, keamanan global terancam dengan hadirnya kekuatan jahat terhebat yang belum pernah ada. Nick Fury (Samuel L. Jackson) lalu mengumpulkan superhero dunia yakni Captain America (Chris), Thor (Chris Hemsworth), Iron Man (Robert Downey Jr.), Hulk (Mark Ruffalo), Hawkeye (Jeremy Renner) dan Black Widow (Scarlett Johansson) untuk membantunya menyelamatkan dunia.
Film yang diproduksi oleh Walt Disney Pictures ini ditulis naskahnya oleh Zak Penn. "The Avengers" diproduseri oleh Kevin Feige dan Alicia Gelernt. Film yang menghabiskan dana hingga mencapai USD 150 juta (Rp 1,3 triliun) tersebut direncanakan rilis Mei mendatang.
(wk/)