Ketua KPSI Toni Apriliani berharap Ketua Umum Djohar Arifin bisa meminta maaf bahkan mundur dari jabatan karena lalai mengatasi masalah internal PSSI.
- Tim WowKeren
- Kamis, 19 Januari 2012 - 08:23 WIB
WowKeren - Ketua Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), Toni Apriliani, akan mengundang Ketua Umum PSSI Djohar Arifin untuk hadir di Pra Kongres Luar Biasa, Swiss-belhotel International, Jakarta (21/1). Dalam pra kongres tersebut, Toni berharap Djohar bersedia meminta maaf mewakili PSSI.
"Kita akan undang PSSI pada acara nanti. Semoga semua bisa hadir," ujar Toni saat konferensi pers, Rabu (18/1). "Di situ, PSSI bisa meminta maaf atau mundur sekalian. Jadi, bisa maju dalam pemilihan di kongres selanjutnya."
Dalam pra kongres tersebut, KPSI akan menggagas sebuah manifesto yang akan menjadi acuan bagi kepengurusan PSSI yang baru. Manifesto itu untuk mengatasi masalah yang kerap dihadapi PSSI dalam pengembangan sepak bola nasional seperti kendala infrastruktur, pembinaan dan kompetisi.
"Yang jelas persiapan pra-kongres telah berjalan termasuk undangan ke anggota PSSI," ujar Toni. "Kami juga sudah merevisi lokasi pelaksanaannya yang sebelumnya akan digelar di Bandung."
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPSI Hinca Pandjaitan mengapresiasi surat FIFA dan AFC untuk PSSI tertanggal 13 Januari. Menurutnya, kedua lembaga tersebut telah menerima fakta hukum permintaan Kongres Luar Biasa (KLB) dari dua pertiga anggota PSSI.
"FIFA dan AFC mengakui hasil Kongres Bali pada Januari 2011. Semua produk yang dihasilkan dalam kongres tersebut sah," ucap Hinca. "Jadi, sikap Djohar Arifin tidak mengakui hasil Kongres Bali adalah bodoh."
(wk/)