Ahmad Riyadh Mundur dari PSSI Karena Kisruh Internal
SerbaSerbi

Ahmad Riyadh telah mundur per 21 Februari dari jabatan Wakil Ketua Komite Banding karena kecewa konsep Kongres Tahunan PSSI tidak akan digelar sebagai ajang rekonsiliasi.

WowKeren - Menjelang Kongres Tahunan PSSI 18 Maret, situasi di internal induk organisasi sepak bola nasional itu kian memanas. Wakil Ketua Komisi Banding PSSI, Ahmad Riyadh, memilih mengundurkan diri karena selama ini terbelenggu tak bisa memberikan masukan secara terbuka terkait kebijakan PSSI.

"Terhitung hari ini (Selasa, 21 Februari), saya mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua Komisi Disiplin PSSI," ujar Riyadh saat ditemui di kantor Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia, Jakarta. "Saya berharap kongres tahunan menjadi ajang rekonsiliasi tapi yang terjadi sekarang wacana itu makin jauh dari kenyataan. Saya tidak bisa bersikap sesuai keinginan saya jika masih ada di dalam sistem PSSI sehingga saya keluar."

Ditambahkan oleh Riyadh, dia tak akan langsung bergabung dengan KPSI. Ia sementara ini akan vakum sementara hingga kondisi sepak bola Indonesia sudah cukup kondusif.

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, sejauh ini masih bungkam soal mundurnya Riyadh. Sedangkan anggota komite media PSSI, Edi Elison, mengaku sudah bertemu dengan Riyadh dan PSSI telah menerima surat pengunduran diri tersebut.


"Ya, dia memang sudah mengirim surat pengunduran diri," kata Edi. "Tapi bukan berarti dia masuk ke seberang (KPSI). Dia ingin istirahat dari keruwetan yang ada saat ini."

Dalam keorganisasian KPSI, Riyadh terpilih sebagai Ketua Komite Banding Pemilihan (KBP) untuk Kongres Luar Biasa yang juga akan digelar 18 Maret. Namun Edi memastikan kalau mantan rekannya itu tak akan bergabung langsung.

"Kan cuma mereka (KPSI) yang memasuk-masukkan nama dia," kata Edi. "Dia tidak akan berkecimpung di sepak bola nasional sampai masalahnya selesai."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait