Ketua Umum Djohar Arifin menegaskan bahwa PSSI yang sah hanyalah yang dipimpin olehnya dan bukan bentukan KPSI.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 Maret 2012 - 09:33 WIB
WowKeren - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, agaknya geram dengan kehadiran PSSI "bayangan" versi KPSI yang diketuai La Nyalla Mattaliti. Meski Menpora Andi Mallarangeng telah menegaskan bahwa PSSI yang sah masih dipegang Djohar, namun petinggi PSSI asal Sumatera Utara itu perlu mengklafirikasi secara pribadi keabsahannya sebagai ketua.
"PSSI yang sah adalah yang dipimpin oleh saya. Yang lain itu bukan PSSI," kata Djohar saat berada di Kuala Lumpur, Rabu (21/3) malam. "Bila ada yang melakukannya (memilih lewat kongres yang tidak digelar PSSI) itu artinya di luar sistem dan PSSI tidak mengenal tata cara seperti itu."
Ditegaskan oleh Djohar, pihaknya merasa terganggu dengan kehadiran PSSI "bayangan" yang berdalih ingin menyelesaikan masalah dualisme kompetisi. "Jadinya kita semua terganggu. Pembinaan pemain timnas, pelaksanaan kompetisi bahkan pemasaran kegiatan sepak bola juga menjadi terganggu," tutur Djohar.
Terkait dualisme kompetisi, PSSI baru bisa meleburkan IPL dan ISL menjadi satu pada tahun kedua setelah digelarnya Kongres Tahunan 18 Maret. Djohar mengusulkan digagas nama kompetisi baru dan digelar pemilihan pengurus kompetisi yang bisa diambil dari tenaga profesional luar negeri. "Mari kita carikan nama yang sesuai agar semua sama-sama senang," tutur Djohar.
(wk/)