Indra dan Angel diduga tak punya perusahaan resmi untuk bisnis parfum mereka sekaligus menggelapkan dana Rp 300 juta milik pengusaha bernama Kumala Sari.
- Tim WowKeren
- Selasa, 03 April 2012 - 14:52 WIB
WowKeren - Indra L. Bruggman dan Angel Lelga tersangkut kasus hukum gara-gara bisnis parfum mereka. Seorang wanita bernama Kumala Sari, bersikeras kalau Indra dan Angel telah menggelapkan dana Rp 300 juta miliknya. Bahkan, PT Aroma Rajawali Abadi (ARA) milik Indra, Angel dan Tata Liam diduga hanya perusahaan fiktif.
"Pengacara saya mensurvei kemarin, mau ngirim somasi. Alamat perusahaan itu fiktif dan kosong tidak ada kantor sama sekali," kata Mala, Selasa (3/4). "Bangunannya pun baru diplester, dicek ke keamanan pun tidak pernah ada kantor, itu jadi pertanyaan juga. Ini PT resmi apa tidak?"
Kumala diwakili pengacaranya, Sunan Kalijaga, sempat mengklaim mengalami kerugian karena memesan parfum kolaborasi Indra dan Angel. Menanggapi hal itu, kuasa hukum Indra dan Angel, Noni Purwaningsih, segera memberikan bantahan. Noni juga mengaku kalau kliennya telah melaporkan Kumala ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik.
"Pada saat pertama, Kumalasari itu order parfum sejumlah 9.119 botol senilai Rp 229.500.000 dari Angelman. Bukan 10 ribu botol seperti yang dibilang saudara Kumalasari. Tapi mereka mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 300 juta," kata Noni, Senin (2/4), usai mendampingi Indra dan Angel melapor ke polisi. "Jadi itu rugi dari mana? Kami kan jual putus. Kalau mau jadi distributor itu minimal pengambilan barang 10.000 botol, tapi dia kan beli 9.119 botol. Jadi kami anggap pembeli biasa, bukan jadi distributor."
Noni menegaskan, Angel dan Indra memiliki bukti-bukti kalau tuduhan Kumala Sari salah. "Kami punya semua bukti bahwa Angel dan Indra sudah melakukan promosi. Mulai dari Bandung, Surabaya, Singapura, sampai Brunei," tegas Noni.
(wk/)