Alistair Mitchell telah keluar dari RIM, sedangkan Alan Brenner yang bertanggung jawab untuk platform BlackBerry akan menyusul setelah masa transisi.
- Tim WowKeren
- Senin, 09 April 2012 - 15:54 WIB
WowKeren - Awan gelap rupanya masih belum beranjak dari Research In Motion (RIM). Setelah membukukan kerugian bersih USD 125 juta (Rp 1,1 triliun) di kuartal keempat 2011, kini 2 orang penting mereka hengkang.
Salah satu eksekutif yang pergi adalah bos BlackBerry Messenger (BBM), Alistair Mitchell. Sedangkan Senior VP BlackBerry Platform, Alan Brenner, menyatakan akan meninggalkan RIM setelah masa transisi.
Seiring memburuknya performa bisnis RIM, beberapa eksekutif telah meninggalkan vendor BlackBerry itu dalam beberapa tahun terakhir. Antara lain Keith Pardy selaku Head of Marketing pada Maret 2011. Lalu dua bawahannya juga ikut pergi dan pindah ke Samsung Electronics.
Kemudian Chief Operating Officer, Don Morrison, mengundurkan diri pada Juli 2011 karena alasan kesehatan. Namun penggantinya, Jim Rowan juga mundur minggu lalu bersamaan dengan Chief Technology Officer, David Yach.
Jeff McDowell, Senior Vice President for Platform Marketing and Alliances, telah pergi dari RIM sejak Juli 2011. Sedangkan Senior Vice President Global Alliances and Developer Relations, Tyler Lessard, telah mengikuti jejak lainnya pada September 2011.
Tekanan dari iPhone dan Android di pasar smartphone membuat harga saham RIM anjlok dari 80 persen ke USD 12 (Rp 11 ribu) dari yang semula USD 70 (Rp 64 ribu). Mereka berencana memulihkan perusahaan melalui kemitraan dengan perusahaan lain atau melisensi software buatannya. CEO Thorsten Heins mengaku optimis kalau keuntungan perusahaan akan kembali meningkat.
(wk/)