AFC Panggil Djohar Arifin cs dan PSSI Versi KPSI
SerbaSerbi

AFC telah menjadwalkan pertemuan di waktu berbeda dengan wakil PSSI resmi dan pengurus PSSI yang diketuai La Nyalla Mattalitti, pekan depan.

WowKeren - Satuan tugas yang dibentuk FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan memanggil dua kubu PSSI yakni yang dipimpin Djohar Arifin dan La Nyalla Mattalitti. Menurut rencana, pembahasan masalah dualisme kompetisi dan organisasi sepak bola Indonesia itu akan digelar di Kuala Lumpur, pekan depan.

Jadwal untuk pemanggilan PSSI telah ditetapkan yakni Selasa (24/4). Sementara untuk PSSI versi KPSI belum diputuskan waktunya. Yang jelas pertemuan tersebut akan digelar terpisah.

"Mereka batal ke sini. Kami yang diundang ke ke Kuala Lumpur. Suratnya dikirimkan kemarin (Kamis, 19 April)," jelas Sekjen PSSI, Tri Goestoro, di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (20/4) sore. "Pihak sebelah juga diundang. Kemarin, surat resmi saya sampaikan ke Djoko Driyono (Sekjen PSSI pimpinan La Nyalla) untuk menentukan siapa perwakilan KPSI yang berangkat ke Kuala lumpur."

"Mereka memberi konfirmasi bahwa Djoko dan Hinca Pandjaitan sebagai perwakilan mereka," lanjut Tri. "Sementara kami akan diwakilkan oleh saya sendiri dan Farid Rahman (Wakil Ketua Umum PSSI)."


Tri sangat berharap agar urusan bisa rampung dalam pertemuan tersebut. "Mungkin akan ada pertemuan lagi. Tapi syukur-syukur cepat selesai. Capek kita," kata Tri.

Satgas AFC ini dibentuk akhir Maret lalu. Para anggotanya yakni Wakil Presiden AFC HRH Prince Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah, Anggota Komite Eksekutif FIFA dan AFC Dato' Worawi Makudi, Sekjen AFC Dato' Alex Soosay serta Kepala Asosiasi Anggota dan Hubungan Internasional AFC James Johnson.

Tugas mereka yakni membantu penyelesaian dualisme kompetisi dan organisasi tak sah yakni PSSI versi KLB KPSI 18 Maret dan Indonesia Super League (ISL). Jika tak kunjung menemukan solusi, FIFA akan menjatuhkan sanksi pada Indonesia, 15 Juni.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait