Menurut Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, Komite Gabungan tak punya andil untuk membuat keputusan apapun karena semua hal diatur oleh FIFA.
- Tim WowKeren
- Jumat, 15 Juni 2012 - 08:47 WIB
WowKeren - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menilai kalau pembentukan Komite Gabungan (Joint Committee) tak perlu dibesar-besarkan. Pasalnya, Komite Gabungan sama sekali tak punya wewenang memutuskan apapun terkait penyelesaian kisruh sepak bola Indonesia.
"Joint Committee tidak ada wewenang memutuskan," kata Djohar di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (14/6). "Semuanya tergantung FIFA. Mereka yang akan memutuskan."
Karena itu, petinggi asal Sumatera Utara itu santai dengan apapun hasil rumusan komite. "Apa pun hasilnya nanti kami santai, yang penting Indonesia tidak kena saksi dan terselamatkan," kata Djohar.
Rencana pembentukan Komite Gabungan itu atas perintah FIFA dan Satgas AFC. Sejauh ini, PSSI belum menetapkan siapa wakil mereka. Sedangkan KPSI dan PT Liga Indonesia sudah menetapkan 4 orang wakil untuk duduk di Komite Gabungan. Mereka yakni Djamal Aziz, Hinca Panjaitan, Joko Driyono dan Togar Manahan Nero.
Setelah terpilihnya 8 orang di komite maka selanjutnya tim tersebut akan menyiapkan Kongres PSSI, September mendatang. Dalam kongres tersebut akan dikaji masalah statuta PSSI, perumusan pengurus baru PSSI dan penyelesaian kisruh dualisme kompetisi antara Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL).
(wk/)