Duri Beton di Jembatan untuk Usir Tunawisma Dikritik Warga China
Nasional

Para netter mengkritik duri-duri beton setinggi 20 cm itu memalukan karena pemerintah mencoba menyembunyikan keberadaan tunawisma.

WowKeren - Masalah tunawisma adalah sesuatu yang tidak bisa lepas dari kota-kota besar di seluruh dunia, tak terkecuali China. Pemerintah pun mempunyai cara "kejam" untuk menghentikan orang-orang tunawisma tidur di bawah jembatan. Mereka menanamkan duri-duri tajam dari beton di sepanjang kolong jembatan.

Duri-duri beton dengan tinggi 20 cm menghiasi dasar kolong jembatan di Guangzhou. Tak pelak, inovasi itu menyulut kemarahan para netter karena pemerintah mencoba "menyembunyikan" masalah tunawisma. Pihak pemerintah setempat juga tidak mengungkapkan tujuan sebenarnya dari pemasangan duri-duri tersebut.

"Duri beton ini adalah aib di Guangzhou yang mencap dirinya kota metropolitan dengan toleransi dan keterbukaan sebagai visinya," kritik aktivis hak-hak sipil, Liang Shuxin, di halaman Weibo. "Mereka tidak hanya beristirahat di sana, tetapi ada juga yang menyalakan api untuk memasak. Ini jelas dapat menimbulkan bahaya."


"Jika kalian ingin meratakan duri-duri yang menusuk hati rakyat ini mohon retweet. Kembalikan kedamaian pada para tunawisma," tulis blogger lainnya. "Sungguh memalukan! Negara mana yang tidak punya tunawisma? Amerika Serikat punya lebih banyak namun tidak sekejam ini."

Biro Manajemen Kota setempat menolak bertanggung jawab untuk duri-duri beton tersebut. "Itu dibangun oleh kantor administrasi Distrik, karena tunawisma terlalu banyak berkumpul di bawah jembatan," ungkap seorang sumber. Menurut data statistik terakhir ada sekitar 200 juta dari 1,4 milliar penduduk China diyakini hidup di jalanan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!