Meski terancam digugat pemegang saham namun Thorsten Heins menegaskan tetap akan merilis BB 10 setelah menyempurnakan fitur-fiturnya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 10 Juli 2012 - 15:02 WIB
WowKeren - Pengumuman RIM yang tiba-tiba menunda perilisan BlackBerry 10 sempat menimbulkan kehebohan. CEO RIM, Thorsten Heins, mengungkapkan keterlambatan ini memiliki alasan kuat. RIM akan membenamkan fitur integrasi yang jauh lebih baik untuk OS terbarunya ini.
"Saya memutuskan bahwa beberapa cara kerja fitur dan integrasi perangkat lunaknya masih memerlukan perhatian lebih dan perbaikan," ucap Thorsten. "Sehingga kami memutuskan menunda peluncuran BlackBerry 10 untuk melakukan tes dan memberi sentuhan akhir terbaik."
Thorsten juga mengungkapkan bahwa tidak mudah meng-upgrade BlackBerry 10 dan akan hadir sebagai platform baru. Ia juga menjanjikan di OS BlackBerry 10 ini akan disematkan pula fitur andalan seperti Video Chatting, dan memaksimalkan teknologi Near Field Comminication (NFC). Namun Thorsten tidak membeberkan secara spesifik fitur apa saja nantinya yang akan dipasangkan.
Sebelumnya, penundaan rilisnya BB 10 dari 2012 ke 2013 ini menuai banyak penilaian negatif. Para pemegang saham perusahaan tersebut menganggap hal ini merupakan penyajian produk yang keliru. Hal tersebut dipandang bisa membuahkan gugatan hukum terhadap RIM.
"Mereka (RIM) akan digugat dan memang harus digugat. Karena saya pikir mereka telah menciptakan kekeliruan yang disengaja," kata seorang penanam modal, Jean-Louis Gassee. "Ketika CEO mengatakan tidak ada yang salah dengan perusahaannya dan semua baik-baik saja. Ini tidak hati-hati dan tidak masuk akal."
RIM sendiri akan menggelar pertemuan tahunan dengan pemegang saham pada pekan ini. Bulan lalu, perusahaan asal Kanada ini mengalami kerugian per kuartal USD 518 juta. Sedangkan nilai sahamnya sudah merosot tajam sekitar 95 persen dari puncaknya di pertengahan 2008.
(wk/)