Timnas Indonesia harus kebobolan 5 kali dan hanya berhasil mencetak 1 gol dalam laga melawan Jepang di Pra Piala Asia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 13 Juli 2012 - 08:33 WIB
WowKeren - Kiper Aji Saka benar-benar dibutuhkan keberadaannya ketika Indonesia melawan Jepang di babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22. Berlaga di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (12/7) malam, kiper Arema Indonesia itu urung main karena masih pemulihan dari cedera kaki.
Akibatnya, Jepang sukses membobol gawang Indonesia lewat 5 gol. Jawara klasemen Grup E itu sudah mendominasi sejak awal pertandingan. Bukan hanya tanpa Aji Saka, Garuda Muda juga kehilangan sosok sang kapten, Andik Vermansyah, yang kembali cedera dan harus ditarik keluar pada menit ke-25.
Selang 6 menit kemudian, Jepang mencetak kemenangan pertama. Tendangan bebas Matsubara Ken menembus pagar betis dan tak mampu dihalau oleh kiper pengganti Aji Saka, Muhammad Ridwan.
Skor 1-0 membuat Jepang makin beringas. Kali ini giliran Kubo yang mencetak gol kedua pada menit ke-34. Indonesia yang sudah kebobolan 2 gol mencoba meningkatkan intensitas serangan.
Sementara itu, Hendra Bayauw yang sempat menjadi pahlawan di laga melawan Makau sempat beberapa kali mendapat peluang untuk mencetak gol. Salah satunya yakni ketika ia mengirim tendangan ke arah kanan gawang Jepang. Sayangnya, bola yang melesat dari luar kotak penalti itu berhasil diantisipasi kiper Jepang, Nakamura Kosuke.
Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-57, timnas asuhan Widodo C Putro menipiskan ketertinggalan mereka menjadi 1-2, melalui sepakan penalti Agung Supriyanto. Indonesia mendapatkan hadiah penalti karena pemain Jepang melakukan handsball di dalam kotak penalti sendiri.
Meski telah meraih 1 gol, Indonesia masih lemah dalam hal mempertahankan gawang. Terbukti, Kubo berhasil mencetak 2 gol lagi masing-masing pada menit ke-64 dan 89. Gol kelima dan terakhir yang disumbangkan oleh Hirota di masa injury time berhasil memastikan kemenangan bagi Jepang yang mengoleksi 12 poin. Dengan hasil ini, Indonesia tak punya kans ke final Piala Asia U-22 dan melorot dari peringkat 3 ke posisi 4 masih dengan koleksi 6 poin.
Atas kegagalan tim, asisten pelatih Liestiadi mengaku maklum. "Kami mengakui jika timnas kalah kelas dari Jepang. Mereka bermain dengan taktis dan memiliki organisasi bermain yang bagus," ujar Liestiadi.
(wk/)