Ketua Umum Semen Padang menegaskan kalau sampai saat ini belum ada kepastian kapan hadiah kompetisi Indonesian Super League 2011-2012 itu dibayarkan oleh penyelenggara.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Juli 2012 - 08:32 WIB
WowKeren - Carut marut manajemen sepak bola Tanah Air kembali membuat PSSI kelimpungan. Kali ini, klub peraih gelar juara Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012, Semen Padang, kesal dengan janji hadiah yang belum dibayar senilai Rp 4.3 miliar dari PSSI dan penyelenggara, PT LPIS.
"Sampai saat ini, hak kami itu belum diberikan oleh PSSI dan PT LPIS. Sebagai juara IPL kami berhak atas hadiah Rp2,5 miliar ditambah hadiah-hadiah lainnya yang jika ditotal mencapai Rp4,3 miliar," ujar Ketua Umum Semen Padang, Erizal Anwar. "Sudah cukup banyak mereka berutang kepada kami. Dan, sampai saat ini, kami belum mendapatkan kepastian dari mereka soal pembayaran tersebut. Kami terus melakukan proses penagihan per minggu dengan LPIS. Jika tidak juga terealisasi, kami akan teruskan kepada PSSI."
Erizal juga mengaku kalau sejak awal pihaknya tidak pernah diberitahu soal teknis pembayaran hadiah baik dari PT LPIS ataupun PSSI. "Waktu itu kami sempat mengancam mundur dari IPL. Sekarang saya juga dengar, hal ini juga dirasakan Persibo Bojonegoro sebagai juara Piala Indonesia," lanjutnya.
Ditegaskan Erizal, Semen Padang sangat membutuhkan dana tersebut untuk membayar kewajiban pada pemain. Jika tidak bisa diselesaikan secara damai, ada kemungkinan masalah ini akan dibawa ke jalur hukum. "Anggaran kami pun sudah tidak ada lagi untuk menyelesaikan masalah kontrak dengan pemain," kata Erizal.
(wk/)