Uniknya Labirin dari 250 Ribu Buku di Inggris
Nasional

Ratusan relawan menyusun 250 ribu buku bekas dan hasil sumbangan selama 4 hari menjadi labirin berbentuk sidik jari yang unik.

WowKeren - Sebuah karya seni instalasi menggunakan buku kembali mengundang decak kagum. Sebanyak ratusan ribu disusun membentuk labirin di Royal Festival Hall, London, sebagai bagian dari acara festival. Karya bertajuk "aMAZEme" ini digelar hingga 25 Agustus mendatang.

Untuk menyusun 250 ribu buku tersebut Marcos Saboya dan Gualter Pupo mengundang para kutu buku sebagai relawan. Selama 4 hari ratusan kutu buku menyusunnya. Labirin itu dirancang dalam bentuk sidik jari yang unik untuk memperingati penulis JL Borges.

Ratusan relawan itu mendapat kesempatan untuk mengarahkan dinding labirin tersebut. Dilengkapi juga dengan tur audio yang membuat penonton terhanyut dalam dunia sastra terkenal.


Labirin tersebut tersusun atas 150 ribu buku bekas dan 100 ribu lainnya hasil sumbangan penerbit dari seluruh Inggris. Semua buku akan disumbangkan ke Oxfam setelah labirin dihancurkan. Selain itu juga dana yang terkumpul dari proyek tersebut untuk melawan kemiskinan di dunia.

Sebelumnya, seniman lain, Alicia Martin mengumpulkan sebanyak 7 ribu buku untuk dijadikan patung. Ia menempel tiap buku pada kawat menjadi bentuk donat raksasa atau air menerjang bangunan. Alicia membuat karya yang dinamai "Biografies" ini di rumahnya di Madrid, Spanyol.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!