PSSI Dicela Gara-Gara Cari Dana untuk Timnas Indonesia
SerbaSerbi

Salah satu eks pelatih timnas, Benny Dollo, menganggap pengumpulan dana untuk Piala AFF 2012 yang cenderung mendadak ini bukti buruknya manajemen PSSI.

WowKeren - Pekan depan, Timnas Indonesia akan melakoni laga Piala AFF 2012. Sayangnya disela-sela persiapan, tim asuhan pelatih Nil Maizar ini terkendala masalah dana. Akibatnya, PSSI yang tengah kalang kabut menyediakan dana malah dicela sejumlah pihak.

Salah satu eks pelatih Timnas Indonesia di era 2000, Benny Dollo, menganggap usaha PSSI mencari dana dan meminta sumbangan ke berbagai kalangan itu membuktikan manajemen yang buruk. "Adalah tugas manajemen mencari uang. Piala AFF bukanlah event dadakan. Itu sudah terjadwal dan pasti. Manajemen yang baik, tentu, sudah mempersiapkan dengan matang. Jika tidak, berarti bobrok kinerja manajemennya," kritik pelatih yang akrab disapa Bendol itu.

Jika masalah keuangan tersebut tetap berlanjut, bisa jadi hal itu akan berpengaruh pada pemain. Besar kemungkinan gaji pemain timnas akan menunggak seperti yang dialami oleh fisioterapis timnas, Mathias Ibo, beberapa waktu lalu.


"Berjuang demi negara dan bangsa adalah nomor 1. Tidak bisa ditawar-tawar lagi," kata Bendol. "Tapi, saya coba bicara realita. Sebagian besar pesepakbola Indonesia masih menggantungkan hidupnya hanya dari sepak bola. Bagaimana mereka bisa main tenang jika tahu kondisi keuangan manajemen timnas yang mereka bela tidak punya uang? Minta sumbangan itu kan jelas mencerminkan manajemen timnas tidak punya uang."

Sebelumnya, Menpora Andi Mallarangeng mengisyaratkan kalau dana APBN untuk pengembangan prestasi PSSI belum akan dicairkan. Menpora masih menunggu hingga skuad timnas diisi para pemain terbaik dari berbagai kompetisi.

"Soal anggaran, kami akan terus mendukung timnas karena kami ingin adanya timnas yang kuat," sahut Andi pekan lalu. "Kami akan terus memantau timnas kedepan yang terdiri dari seluruh anak bangsa dari klub manapun dari liga manapun."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait