Kurangnya bomber di lini depan itu akan menjadi masalah besar saat timnas berhadapan dengan Irak dalam laga kualifikasi 6 Februari.
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 Januari 2013 - 13:39 WIB
WowKeren - Lini depan Timnas Indonesia masih butuh banyak pembenahan. Hal ini diungkap oleh asisten pelatih Timnas Indonesia, Fabio Oliviera.
Menurut Fabio, belum banyak striker (bomber) yang aktif dalam mencetak gol. Kelemahan itu terlihat saat timnas hanya bisa bermain imbang melawan Pro Duta di Stadion Mini USU, Medan, Sabtu (19/1) lalu.
"Hasil imbang tanpa gol," sahut Fabio. "Akibat timnas tidak memilki bomber dan lemahnya penyelesaian akhir."
Di lini depan timnas telah diperkuat Agung Prasetyo dan Mario Aibekop. Sayangnya dua penyerang muda itu masih minim pengalaman. Menurut Fabio, untuk bisa mengalahkan Irak (6 Februari) di Kualifikasi Piala Asia 2015, timnas setidaknya butuh striker unggul seperti Irfan Bachdim, Bambang Pamungkas, Samsul Arif dan Greg Nwokolo.
"Bambang Pamungkas mengonfirmasi belum bisa bergabung karena harus mengurusi permasalahan tunggakan gaji para pemain, Irfan izin karena masalah keluarga," kata Fabio. "Sedangkan Greg Nwokolo dan Samsul Arif akan sulit bergabung karena merupakan pemain Indonesia Super League (ISL)."
Karena itu, pelatih Nil Maizar dan Fabio sempat mengandalkan duet Andik Vermansyah dan Oktovianus Maniani. "Minimnya pemain depan, membuat kami sempat memaksimalkan serangan dari sayap mengandalkan duet Andik Vermansyah dan Okto Maniani. Tapi, skema tersebut tidak maksimal karena penyelesaian akhir tidak bagus," ujar Fabio.
(wk/)