Ketua KOI, Rita Subowo, menilai kalau PSSI harusnya merangkul klub-klub ataupun pemain demi menghindari sanksi dari FIFA ataupun AFC.
- Tim WowKeren
- Kamis, 24 Januari 2013 - 10:03 WIB
WowKeren - Keputusan PSSI untuk memberikan sanksi bagi pemain dan klub ISL serta Divisi Utama dikritik oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo. Meski tak ingin terlalu ikut campur, Rita menilai kalau PSSI pimpinan Djohar Arifin akan memperkeruh konflik sepak bola dengan adanya sanksi tersebut.
"Saya tidak mau berkomentar. Saya hanya prihatin dengan situasi, kalau bisa kita semua menahan diri dengan arahan dari FIFA, itu diturunkan oleh AFC. Karena kalau kita kena sanksi akan sulit sekali," ujar Rita usai menemui empat orang wakil pemilik suara (voters) Kongres Luar Biasa PSSI di Solo, baru-baru ini. "Kita semua berbenah untuk bisa melaksanakan empat poin yang diamanatkan oleh AFC untuk bisa diselesaikan."
Sebelumnya, empat wakil voters KLB Solo yakni Ketua Harian Persipra Jayapura La Siya, Presiden Persisam Samarinda Harbiansyah Hanafiah, Direktur Teknis Persisam Yunus Nusi, dan Ketua Pengprov PSSI DI Yogyakarta Dwi Irianto datang menemui Rita di kantornya. Mereka mengungkapkan tantangan dalam dunia sepak bola Tanah Air seperti masalah pemain, krisis finansial hingga kesulitan mendapatkan sponsor.
"Sekarang saja mereka mengatakan tadi cari sponsor sudah sulit untuk kompetisi," ujar Rita. "Jangan lupa kita bangsa Indonesia dianggap oleh FIFA dan masyarakat sepak bola di seluruh dunia mempunyai potensi. Hanya karena satu-dua mereka sayang sekali, jangan sampai potensi ini terpecah."
(wk/)