'Princess, Bajak Laut dan Alien' Angkat Nilai Moral Untuk Anak-Anak
Film

Rizal Mantovani mengaku ingin memberi banyak informasi pada anak-anak tanpa terkesan menggurui.

WowKeren - Film "Princess, Bajak Laut dan Alien" dibuat dengan proses yang tidak mudah oleh Rizal Mantovani. Produser sekaligus sutradara kawakan ini mengaku tak bisa menyamakan "Princess, Bajak Laut dan Alien" dengan film lain pada umumnya karena ini harus bisa dinikmati seluruh unsur masyarakat. Oleh karena itu, Rizal lebih mengedepankan nilai moral dalam pembuatannya.

"Zaman sekarang internet. Anak-anak bisa mendapat informasi dengan mudah dan cepat. Di film saya 'Electric B-Boy' saya juga gambarkan bagaimana tokoh utama menggunakan internet. Tapi saya tidak mau menggurui," kata Rizal di lokasi syuting, Rusun Petamburan, Jakpus, Senin (4/2). "Selama jelasin dengan enak saya rasa informasinya akan sampai. Karena anak kecil suka informasi. Jadi bukan beban berat. Ini pengetahuan. Kalau pesan terasa berat untuk anak-anak."


Walau hanya berdurasi 25 menit dan harus digabung dengan tiga film lain yang disutradarai Upi, Alfani Wiryawan, dan Eko Kristianto, Rizal yakin anak-anak bisa menikmati filmnya. "Kartun juga banyak yang keputus lima menit. Dan anak-anak bisa ikuti. Jadi saya yakin anak-anak pasti bisa ya. Untuk editing serahin ke satu orang."

Rizal mengaku tertantang untuk membuat film ini karena butuh kesabaran ekstra dalam memberi arahan akting pada anak-anak. "Sebenarnya sudah lama pengin buat film anak. Kalau film panjang masih pikir-pikir. Nah kebetulan ini omnibus, saya ditawari 'Electric B-Boy' saya langsung mau. Soalnya bikin film anak itu ada tantangan tersendiri. Mesti ekstra sabar ngarahin anak-anak dalam berakting," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!