14 Pengprov mengajukan protes dan berharap Menpora segera menyelesaikan permasalahan dengan Djohar Arifin cs.
- Tim WowKeren
- Rabu, 15 Mei 2013 - 08:49 WIB
WowKeren - Perseteruan internal PSSI sudah mencapai puncaknya. Selasa (14/5), 14 Pengprov(Pengurus Provinsi) berani menyegel kantor PSSi di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah Ketua Umum Djohar Arifin cs membekukan status mereka.
Aksi tersebut didampingi ex anggota Exco yang dipecat yakni Sihar Sitorus dan Bob Hippy. Para Pengprov itu diantaranya berasal dari Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.
"Sebenarnya kunci akan kami serahkan ke Menpora. Berhubung tidak kunjung ada, kunci kantor PSSI kami serahkan kepada salah satu staf Menpora," kata juru bicara Pengprov, Novel Bakrie. "Bagi kami, ketemu atau tidak ketemu Menpora tidak masalah. Yang penting, aspirasi kami sudah disampaikan. Kami berharap Menpora ikut menyelesaikan konflik yang tidak kunjung usai ini."
Sayangnya usaha penyegelan itu membuat pengurus PSSI lainnya naik pitam. Acting Sekjen PSSI Tigor Shalomboboy mengungkap pihaknya telah melaporkan ke Polda Metro Jaya empat orang yakni Sihar, Bob dan dua Pengprov, Cholid Goromah, serta Faisal Yusuf, yang diduga memprovokasi penyegelan dari 14 Pengprov.
"Kami melaporkan keempatnya ke pihak kepolisian. Ini masuk ke dalam perbuatan yang tidak menyenangkan, dan bisa dijerat Pasal 335 KUHP," tegas Tigor yang membawa satu saksi, La Siya. "Ini tindakan yang sangat tidak etis, karena kita selalu ada aturannya. Mereka melakukan tindakan-tindakan seperti ini tanpa lebih dulu berkoordinasi dengan pimpinan yang sedang tidak berada di tempat."
(wk/)