Aneh, Cedera Kecelakaan Bikin Orang Bicara Pakai Aksen Bahasa Asing
Nasional

Cedera pada area kemampuan bicara di otak membuat orang bisa berbicara dengan logat bahasa asing yang tak pernah mereka kuasai.

WowKeren - Apa yang Anda rasakan jika terbangun dari kecelakaan dan bisa berbahasa asing yang tak penah diketahui sebelumnya? Hal tersebut dialami oleh dua orang asal Australia yang terlibat kecelakaan mobil. Mereka jadi fasih berbicara dengan logat asing setelah kecelakaan.

Leanne Rowe asal Tasmania mengaku fasih berbicara dengan logat Perancis sejak mengalami kecelakaan 8 tahun lalu. Sedangkan seorang bocah 13 tahun tiba-tiba berbicara dengan aksen Amerika setelah terkena benturan hebat di sebuah kecelakaan lalu lintas. Kemampuan asing tersebut bertahan selama 5 bulan kemudian menghilang dalam semalam.


"Ini membuatku sangat stres karena aku orang Australia," ucap Leanne. "Aku bukan orang Perancis, walaupun aku tidak bermaksud untuk menyerang orang Perancis dengan hal ini."

Hal itu juga dialami penyanyi George Michael berbicara logat lain setelah terbangun dari koma. Sarah Colwill dari Inggris juga tiba-tiba bisa beraksen China padahal tak pernah ke negara tersebut. Kay Russell mengalami perubahan aksen setelah menderita beberapa kali migrain parah.

Kelainan ini disebut Foreign Accent Syndrome (FAS) yang dialami setidaknya 70 orang di seluruh dunia. FAS adalah gangguan yang timbul akibat area kemampuan bicara di otak telah terluka. Kerusakan itu menyebabkan proses lambat dalam berbicara, termasuk membuka mulut dan memproduksi suara.

Dr.Karen Croot, pengajar di Universitas Sydney, mengatakan cedera pada bagian otak tersebut juga membuat pola pengenalan bahasa jadi berantakan. Setting kemampuan bicara sebenarnya akhirnya tumpang tindih dengan aksen lain yang dikenal.

"Penderita tetap bisa mengkoordinasikan dengan baik apa yang ingin mereka katakan. Itu seperti yang akhirnya keluar dari mulut jadi berbeda," ucap Karen. "Itu memiliki setting berbeda dan tumpang tindih dengan setting yang digunakan oleh pembicara dari bahasa lain."

You can share this post!