Marcel mengaku merasa enjoy mengemudikan mobil-mobil mewah di film tersebut meskipun awalnya harus banyak belajar tentang mobil itu.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 20 Juli 2013 - 08:32 WIB
WowKeren - Marcel Chandrawinata kerap ngebut di jalanan akhir-akhir ini. Rupanya ia tengah terlibat dalam pembuatan film bertema kebut mobil, "Street Society". Di film ini mobil yang ia kendarai bukanlah mobil sembarangan, melainkan sebuah Lamborghini.
"Cuma untuk film ini saja aku bawa mobil Lamborghininya kebut-kebutan bareng lawan main aku," ujar Marcel di konferensi pers "Street Society" di SCBD Jakarta Selatan, Jumat (19/7). "Tapi disini aku ngebutnya dengan cara yang aman. Lebih ke safety riding karena di film ini kita pakai mobil-mobil seperti Lamborghini dan Ferrari."
Berperan sebagai Rio yang doyan balapan di jalan raya dengan mobil mewah, membuat Marcel merasa tertantang. Walaupun ia sempet kaget dengan sistem gigi pada mobil, namun pemilik Foundry 8 ini tidak gentar.
"Ini film action aku yang pertama, dimana aku harus kebut-kebutan pada saat syuting. Kendalanya pas ngebut awalnya aku enggak di kasih tau soal trik bagaimana memindahkan gigi pada saat ngebut dengan mobil ini," tambahnya. "Aku cuma dikasih tahu standarnya pakai ini mobil. Begitu sudah dua puluh lima hari bawa mobil ini aku enjoy. Karena harga memang enggak bisa bohong."
"Street Society" merupakan film laga otomotif pertama di Indonesia yang memakai banyak mobil-mobil mewah buatan Eropa dan Amerika. Film yang mengambil lokasi di 3 tempat ini (Jakarta, Surabaya dan Bali) diharapkan bisa menjadi sebuah film tandingan garapan Hollywood, "Fast and Furious".
"Saya selaku sutradara, pengennya kita bikin film di Indonesia itu bisa lebih dari yang biasanya. Kita ingin nunjukin ke negara luar kalau Indonesia itu juga bisa bikin film tandingan 'Fast and Furious'," ujar sutradara Awi Suryadi. "Dengan kita bikin film itu kita pakai mobil-mobil mewah, sembari kita tunjukan sisi indahnya Indonesia. Di film 'Fast and Furious' aja mereka enggak pakai mobil-mobil mewah kayak kita gini."
(wk/)