Instruktur FIFA Grassroots, Achwani, menilai kalau pembinaan usia dini masih kurang sehingga Timnas Indonesia saat ini malah jarang berprestasi.
- Tim WowKeren
- Selasa, 27 Agustus 2013 - 08:48 WIB
WowKeren - Timnas Indonesia memang dinilai masih butuh meningkatkan kualitas. Instruktur FIFA Grassroots, Achwani, mengaku kalau salah satu faktor yang membentuk timnas jadi tangguh yakni pondasi sejak usia dini.
"Pembinaan usia muda di Indonesia masih kurang. Seharusnya ini dilakukan sejak 10 tahun lalu," ujarnya di konferensi pers Festival Sekolah Sepak Bola U-12 se-Jabodetabek di Wisma Serbaguna, Ruang Vanda, PPKGBK, Senin (26/8). "Membangun pondasi pemain. Kalau basic dibangun, kalian bermain untuk menang, tapi menang bukan tujuan utama. Selain itu pentingnya pemahaman akan respect, unity, dan fair play."
Sebelumnya, pelatih Jacksen F Tiago juga sudah memberikan kritik pada skuad Boaz Solossa. Pelatih asal Brazil itu mengakui kalau timnas belum sempurna dan kalah jauh dari calon lawan di laga Pra Piala Asia 2015, China.
"Di lini pertahanan kekurangan seperti antisipasi bola-bola atas, komunikasi dengan penjaga gawang perlu diperhatikan lagi," kata pelatih Persipura itu, akhir pekan lalu. "Masih banyak hal yang harus dikerjakan."
(wk/)